Manfaat Donor Ginjal Pada Gagal Ginjal

SehatFresh.com – Sama seperti metode donor lainnya, donor ginjal merupakan metode dimana pendonor merelakan ginjalnya diambil dan didonorkan pada penderita gangguan penyakit ginjal lainnya. Namun demikian, masih sedikit rumah sakit dan tenaga medis yang mampu melakukan hal ini, hanya mereka yang sudah berpengalaman saja yang mampu melakukan tugas berat ini.

Ginjal merupakan organ yang berfungsi menyaring zat-zat sisa dalam darah untuk kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh. Bila fungsi ginjal terganggu maka proses penyaringan darah akan tergangu pula. Hal ini akan mengakibatkan zat-zat sisa yang bersifat racun bagi tubuh beredar dalam darah dan menuju organ-organ dalam sistem peredaran darah terutama jantung, akibatnya kerja jantung akan terganggu.

Penyakit ginjal kronis (chronic kidney disease/CKD)  adalah kondisi saat fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap. Kondisi ini bersifat permanen. Status CKD berubah menjadi gagal ginjal ketika fungsi ginjal telah menurun hingga mencapai tahap atau stadium akhir.

Meski istilah gagal ginjal sudah akrab di telinga masyarakat, untuk istilah cangkok ginjal sendiri masih jauh tertinggal. Transplantasi adalah usaha untuk memindahkan sebagian dari bagian tubuh dari satu tempat ke tempat lain pada tubuhnya sendiri atau memindahkan sel, jaringan, (kumpulan jaringan) atau organ tubuh dari donor kepala resipien.

Donor ginjal bukanlah tanpa efek samping. Meskipun di satu sisi, pasien bisa tertolong berkat adanya metode donor ginjal ini, namun ternyata donor ginjal juga dapat menyebabkan timbulnya beberapa efek samping baik bagi pendonor, maupun mereka yang didonorkan ginjal.

Ya, para pendonor kemungkinan juga akan mengalami infeksi dan juga pendarahan yang disebabkan oleh metode operasi yang dilakukan. Hal ini dapat terjadi karena kemungkinan kondisi tubuh yang mungkin sulit dalam melakukan penyembuhan luka, sehingga mudah mengalami pendarahan.

Transplantasi ginjal mencakup dua komponen penting, yaitu ekplantasi dan implantasi. Eksplantasi adalah usaha mengambil jaringan atau organ manusia yang hidup atau yang sudah meninggal. Sementara implantasi adalah usaha menempatkan jaringan atau organ tubuh tersebut kepada bagian tubuh.

Sementara itu donor dari orang yang masih hidup  kebanyakan berasal dari keluarga dekat seperti orangtua, saudara maupun pasangan serta teman dekat karena dianggap lebih cocok sehingga hasilnya dapat lebih bagus. Selain itu ginjal yang berasal dari donor hidup cenderung memiliki jangka hidup yang lebih panjang.

Sumber gambar : mediakom.sehatnegeriku.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY