Manfaat Madu Untuk Penyembuhan

SehatFresh.com – Madu telah dikenal sebagai bahan makanan yang kaya manfaat bagi kesehatan. Bahkan sejak dulu, madu telah digunakan untuk pengobatan. Mayoclinic.com melaporkan bahwa madu utamanya terdiri dari gula dan mengandung sejumlah nutrisi lainnya, seperti protein. Meski memiliki kadar gula tinggi, madu telah digunakan selama berabad-abad untuk pengobatan dan penyembuhan. Menambahkan madu dalam diet secara tepat diyakini memberi sejumlah manfaat kesehatan terutama untuk penyembuhan.

  • Sifat antioksidan

Tidak hanya buah-buahan dan sayuran, madu juga memiliki sifat antioksidan. Lynne Chepulis menuliskan dalam bukunya, “Healing Honey: A Natural Remedy for Better Health and Wellness”, madu mengandung antioksidan kuat yang bermanfaat untuk tujuan penyembuhan. Antioksidan dapat menetralkan radikal bebas yang merupakan pemicu infeksi atau kanker. Antioksidan juga dapat memperbaiki sel-sel tubuh yang telah rusak dengan menghancurkan radikal bebas.

Kanker merupakan penyakit yang mematikan. Pasien yang telah divonis kanker sering mencari cara alami untuk meningkatkan peluang pemulihan mereka. David W. Grotto dan Marianne Smith Ujung menuliskan dalam buku mereka “101 Foods That Could Save Your Life”, bahwa madu dapat membantu mencegah dan mengobati beberapa jenis kanker dan efek sampingnya. Pertumbuhan dan perkembangan sel-sel kanker tertentu dapat dihentikan dengan konsumsi madu secara teratur. Manfaat antioksidan dari madu diyakini dapat melindungi Anda dari sakit dan penyakit.

  • Sifat antibakteri

Bakteri berbahaya yang masuk ke dalam tubuh berpotensi menimbulkan berbagai penyakit seperti infeksi saluran kemih dan infeksi telinga. Agen antibakteri digunakan untuk menghancurkan bakteri berbahaya dan untuk pemulihan setelahnya. Mayoclinic.com melaporkan bahwa madu telah digunakan sebagai antibakteri sejak tahun 1892. Nathaniel Altman, penulis “The Honey Prescription: The Amazing Power of Honey As Medicine”, menyebutkan bahwa madu sangat efektif membunuh bakteri berbahaya seperti bakteri yang dapat menyebabkan MRSA dan infeksi Staph lainnya.

  • Sifat antiradang

Ketika infeksi, luka pada tubuh bisa menjadi meradang. Mengaplikasikan madu untuk luka dapat mengurangi peradangan dan mempercepat proses pemulihannya. Chepulis juga menuliskan bahwa peradangan adalah bagian normal dari penyembuhan. Namun, peradangan berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh lainnya. Peradangan juga dapat menyebabkan pembentukan radikal bebas. Dalam hal ini, madu dapat mencegah hal tersebut. Tidak hanya digunakan secara topikal, makan madu secara teratur juga memberi manfaat yang sama.

Sumber gambar : www.ahlinyaasamlambung.web.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY