Manfaat Memberikan Imunisasi pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap ibu yang memiliki anak tentu saja ingin anaknya terhindari dari berbagai macam penyakit, salah satu cara untuk menghindari penyakit tersebut adalah dengan memberikan imunisasi. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan imunisasi? Dan apa manfaatnya bagi tubuh anak sehingga ia harus melakukan imunisasi?

Imunisasi adalah Imunisasi berasal dari kata imun yang berarti kebal atau resisten. Imunisasi disebut juga dengan vaksinasi, yaitu pemberian vaksin ke dalam tubuh dengan tujuan memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu. Cara pengaplikasian imunisasi kepada anak dapat dilakukan dengan cara disuntikkan, atau bisa juga dengan memasukkan cairan lewat mulut. Di Indonesia sendiri imunisasi mulai diadakan pada tahun 1956 hingg kini.

Pemberian imunisasi diutamakan pada bayi dan anak-anak karena mereka masih sangat rentan terhadap serangan penyakit, karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sebaik orang dewasa. Imunisasi pada bayi biasanya dilakukan secara bertahap, dan vaksin yang diberikan disesuaikan dengan usia bayi tersebut. Imunisasi sangat penting bagi bayi anda, karena dengan imunisasi itulah anak anda akan terhindar dari penyakit berbahaya, cacat, dan kematian.

Lalu apa saja manfaat imunisasi bagi bayi? Berikut adalah beberapa manfaatnya, yaitu:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Agar terhindari terhadap penyakit seperti: Hepatitis, Dipteri, Polio, TBC, Tetanus, Pertusis, Campak, dan lain-lain..
  • Mencegah bayi terjangkit dari penyakit yang berbahaya.
  • Meningkatkan prosentase hidup.
  • Menyelamatkan generasi selanjutnya.
  • Melindungi tubuh bayi dan anak dari penyakit menular yang dapat membahayakan bagi ibu dan anak.

Adapun jenis imunisasi dibedakan menjadi beberapa macam, dan pemberiannya disesuaikan dengan usia bayi anda. Macam-macam jenis imunisasi itu seperti: Imunisasi Hepatitis B, pemberian vaksin Hepatitis B diberikan sebanyak 3 kali yaitu segera saat bayi lahir, memasuki bulan pertama, dan diantara bulan ke 3 sampai 6. Tujuan dari pemberian vaksin Hepatitis B ini adalah mencegah virus Hepatitis B yang merusak hati. Jika tidak diberikan vaksinasi Hepatitis B maka besar kemungkinan si anak akan terserang penyakit kanker hati.

Jenis kedua adalah Imunisasi BCG, pemberian vaksin BCG ini dilakukan pada bayi yang berusia kurang dari 3 bulan, dan hanya dilakukan sekali seumur hidup. Tujuan dari pemberian vaksin BCG ini adalah mencegah komplikasi akibat tubercolosis (TBC).

Jenis selanjutnya adalah Imunisasi DTP, pemberian vaksin DTP ini dilakukan untuk mencegah penyakit difteri, tetanus, dan pertusis. Pemberian vaksin ini diberikan pada bayi pada bulan ke 2, 4, 6, 18, tahun ke 5, dan 12.

Jenis keempat adalah Imunisasi Polio, pemberian vaksin polio bertujuan untuk mencegah polio. Polio dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak. Pemberian vaksin ini dilakukan beberapa kali yaitu pada usia 0, 2, 4, 6, 18 bulan dan tahun ke 5.

Imunisasi kelima adalah Imunisasi Campak, pemberian vaksin ini hanya dilakukan sebanyak dua kali, yaitu saat bayi berusia 9 bulan dan di tahun ke-6. Vaksin ini untuk mencegah penyakit campak pada anak.

Melihat begitu pentingnya imunisasi bagi tubuh anak Anda, maka jangan lewatkan jadwal-jadwal pelaksaan imunisasi yang biasa terjadi di puskesmas atau rumah sakit-rumah sakit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY