Manfaat Mengajak Bayi Berkomunikasi Sejak Dalam Kandungan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sejak masih dalam kandungan, janin perlu diberi rangsangan oleh orangtuanya guna mendukung tumbuh kembang yang sehat. Salah satu cara memberikan rangsangan ini adalah dengan mengajaknya berkomunikasi. Komunikasi ini penting karena akan berpengaruh pada kepribadian anak kelak. Meski indera janin belum terbentuk sempurna, namun janin sudah memiliki perasaan, kesadaran, dan kemampuan mengingat. Oleh karenanya, penting bagi orangtua untuk mengajak janin berkomunikasi, baik itu ibu maupun ayahnya. Inilah beberapa manfaatnya yang penting untuk diketahui :

  • Mendukung perkembangan indera pendengaran. Mengajak janin berbicara berarti mulai memperkenalkan suara-suara pada janin. Ini bermanfaat untuk merangsang koneksi jaringan saraf ke otak, termasuk jaringan saraf pendengaran, sehingga baik untuk perkembangan indera pendengaran. Ini menjadi salah satu alasan mengapa musik klasik baik untuk diperdengarkan pada janin. Di usia kehamilan 14 minggu, indera pendengaran bayi mulai terbentuk dan di usia kehamilan ini pula dokter kandungan umumnya menyarankan untuk mulai berkomunikasi dengan janin secara lebih intens.
  • Meningkatkan kemampuan bahasa. Suara orangtua yang didengar oleh janin adalah pengalaman sensorik pertama yang terekam oleh janin. Hal ini menjadi stimulasi yang baik untuk mendukung perkembangan kemampuan bahasa bayi mulai sejak dilahirkan sampai dewasa kelak. Suara yang didengar janin memengaruhi perkembangan bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan bahasa. Penelitian pun menyebutkan bahwa bayi yang sering diajak berkomunikasi positif berkemungkinan besar menjadi anak yang mudah bersosialisasi dengan lingkungan.
  • Memberikan ketenangan dan menciptakan rasa aman. Walaupun rahim adalah tempat yang aman bagi janin, namun kondisi dalam rahim itu sepi. Ketika mengajak janin berkomunikasi, maka janin akan merasa lebih tenang dan aman. Penelitian pun menunjukkan bahwa janin cenderung akan merasa aman dan nyaman bila mendengar suara ibunya. Selain itu, mengajak janin berkomunikasi juga dapat memberikan efek rileks pada fisik maupun psikis pada ibu sehingga dapat membantu meredakan stres.
  • Mendukung kehamilan yang sehat. Efek rileks dari berkomunikasi dengan janin memberikan dampak baik merangsang peredaran darah lebih lancar. Disadari atau tidak, berkomunikasi dengan janin membantu mendukung proses kehamilan yang sehat. Selain itu, mengajak janin berkomunikasi juga dapat membantu mengurangi ketegangan di minggu-minggu menjelang persalinan.

Tak hanya melalui suara, berkomunikasi dengan janin juga dapat dilakukan melalui sentuhan atau gerakan. Sering-seringlah mengusap perut secara lembut sambil memperdengarkan kata-kata positif. Untuk para suami, sering-seringlah mencium perut istri dan mulailah untuk mengajaknya berbicara. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here