Manfaat Mentimun untuk Payudara

blogspot.com

SehatFresh.com – Payudara merupakan aset berharga bagi seorang wanita dan banyak dari mereka melakukan berbagai cara untuk menjaga keindahan payudaranya. Terlepas dari seberapa besar ukuran payudara seorang wanita, yang lebih penting adalah kesehatan payudara itu sendiri. Oleh karenanya, penting untuk merawat dan menjaga keindahan payudara dengan cara yang sehat dan sebaiknya menghindari cara-cara yang berisiko.

Salah satu hal yang mengurangi keindahan payudara ialah mengendurnya payudara. Meskipun umumnya payudara mulai mengendur setelah seorang wanita mencapai usia 40an, sejumlah faktor dapat membuat hal ini terjadi lebih cepat. Selain karena usia, payudara dapat menjadi kendur akibat menyusui, kehamilan, menopause, penurunan atau peningkatan berat badan yang cepat, aktivitas berat, kekurangan gizi dan mengenakan bra yang tidak pas. Penyakit seperti tumor payudara atau tuberkulosis juga dapat menyebabkan payudara menjadi kendur. Selain itu, kebiasaan merokok, minuman keras, dan minuman bersoda juga memberikan kontribusi untuk masalah ini.

Untuk mengatasi masalah payudara kendur, berbagai krim dan pelembab banyak dijual di pasaran dengan berbagai merk dan harga yang variatif. Tapi, sebetulnya masih ada cara alami yang selain murah juga minim efek samping untuk mengencangkan payudara Anda. Banyak bahan makanan sehari-hari yang dapat dijadikan bahan perawatan payudara, salah satunya mentimun. Mengapa mentimun?

Selain mengandung kadar air tinggi, mentimun juga dikemas dengan sejumlah nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Terkait kesehatan payudara, mentimun memiliki sifat mengencangkan kulit. Inilah mengapa mentimun banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit. Masker mentimun berkhasiat untuk mengencangkan, melembabkan, serta mencerahkan payudara Anda. Kandungan vitamin A, B2, serta vitamin C dalam mentimun merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk kulit payudara. Untuk membuat masker mentimun ini, Anda bisa mencapurkan mentimun yang sudah diblender dengan kuning telur. Kuning telur mengandung banyak nutrisi dan sering juga digunakan sebagai bahan perawatan kulit rumahan. Ketika dikombinasikan, keduanya menyediakan nutrisi pada kulit untuk mengencangkan otot-otot dan kulit payudara.

Bukan hanya sekadar mengencangkan payudara, konsumsi mentimun sebagai bagian dari pola makan gizi seimbang dapat mengurangi risiko kanker payudara. Selain itu, konsumsi mentimun utuh atau jus mentimun juga dapat memangkas risiko kanker prostat, ovarium, dan rahim. Ini karena mentimun memiliki komponen kukurbitasin, fisetin, lutein, dan asam caffeic yang dapat melawan dan mencegah kanker.

Rasa pahit mentimun disebabkan oleh fitokimia yang dikenal sebagai kukurbitasin, yang memiliki sifat anti-kanker yang kuat. Selain itu, fisetin merupakan flavonoid yang secara efektif dapat mengurangi kelangsungan hidup sel kanker prostat. Sedangkan asam caffeic memiliki sifat anti-proliferasi dan efek apoptosis pada sel kanker payudara. Selain itu, kandungan vitamin C dalam mentimun dan antioksidan lainnya dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas yang berperan dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.

Fitonutrien lain dalam mentimun yang diketahui dapat memberikan manfaat anti-kanker adalah lignan. Lignan yang telah diidentifikasi dalam mentimun ,yaitu pinoresinol, lariciresinol, dan secoisolariciresinol. Peran lignan dari mentimun terkait perlindungan kanker melibatkan peran bakteri dalam saluran pencernaan. Ketika kita mengonsumsi tanaman lignan seperti mentimun, bakteri dalam saluran pencernaan mengubah lignan menjadi entero lignan seperti enterodiol dan enterolactone. Entero lignan memiliki kemampuan mengikat reseptor estrogen dan juga memiliki efek pro-estrogenik dan anti-estrogenik. Penurunan risiko kanker yang berhubungan dengan estrogen (kanker payudara, ovarium, rahim, dan prostat) telah dikaitkan dengan asupan lignan dari makanan nabati seperti mentimun.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY