Manfaat Puasa Bagi Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ada beberapa manfaat yang didapat jika anak-anak dilatih berpuasa sejak dini. Malah disarankan agar melatih puasa pada anak sejak umur 3-6 tahun. Tidak ada ketentuan baku dari umur berapa anak dilatih untuk puasa, tapi lebih baik dari umur 3-6 tahun, sehingga, nantinya anak terbiasa. Puasa membuat anak lebih sehat, biasanya mereka jajan atau makan tanpa pantauan orang tua.

Jika anak puasa, pola makan akan diatur oleh orangtuanya. Jadi nilai gizinya insya Allah lebih baik Permulaan puasa pada anak adalah sesuatu yang baru dan patut dicoba. Namun, karena tingkat ketahanan setiap anak berbeda, sebaiknya orang tua melatih berpuasa sesuai anak itu sendiri. Orang tua tidak perlu terlalu memaksakan, ikuti saja dulu kemampuan anak. puasa dapat membawa akibat yang besar bagi kesehatan anak Baik dampak jasmani juga rohani.

Pada dasarnya, puasa itu bermanfaat dalam menyeimbangkan fungsi tubuh, terutama fungsi sistem pencernaan. Puasa adalah saat yang tepat untuk mengistirahatkan sekaligus membersihkan seluruh alat pencernaan. Berikut beberapa manfaat puasa ramadhan bagi anak dan diantaranya yaitu :

  1. Mengontrol pola makan (waktu makan anak). Pada saat anak-anak kita dimulai belajar berpuasa, sebenarnya anak tetap makan sebanyak 3 kali makan utama, hanya saja yang mengalami perubahan adalah dalam hal waktu serta jadwalnya saja. Konsumsi makanannya pun tidak berarti dilebihkan ataupun dikurangi. Porsi makan anak tetap seperti biasa dengan tetap tentunya memerhatikan komposisi gizi seimbang. Namun dengan mengajarkan serta melatih anak berpuasa maka sang anak bisa untuk mengontrol makanannya.
  2. Organ pencernaan anak bisa beristirahat. Manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan anak salah satunya adalah hal ini. Pada saat sang anak berpuasa, maka usus yang sehari-harinya biasanya selalu bekerja secara terus-menerus, maka dengan anak belajar berpuasa maka usus dan organ pencernaan lainnya tersebut diberi kesempatan untuk beristirahat. Demikian pula dengan kerja hormon-hormon tubuhnya.
  3. Sebagai salah satu cara detosifikasi alamiah. Di saat anak belajar berpuasa, maka hormon dan organ tubuh tidak bekerja keras seperti biasanya. Pada saat berpuasa, tubuh akan melakukan pengeluaran zat-zat yang tak berguna lewat keringat, air seni atau pun BAB (Buang Air Besar). Dan untuk dapat menunjang kelancaran dalam hal pembuangan zat-zat sisa tersebut, hendaknya anak mendapatkan kecukupan cairan pada saat bersahur atau pun pada saat berbuka puasa.
  4. Membatasi makanan camilan. Pada masa anak-anak kebiasaan mencamil makanan sembari menonton TV ataupun di masa sekarang yang sedang trend adalah main games serta juga game onlines maka hal tersebut dapat menyebabkan anak mempunyai kebiasaan sedikit-sedikit makan. Pada saat kita melatih berpuasa, kebiasaan mencamil ini sementara waktu akan bisa dihilangkan.
  1. Melatih anak beribadah, misalnya salat berjamaah, mengaji bersama, hafalan doa dan sebagainya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY