Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Jasmani Kita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Puasa ditenggarai memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Rahasia kesehatan inilah yang menjadi daya tarik ilmuwan untuk meneliti berbagai aspek kesehatan puasa secara psikobiologis, imunopatofisilogis, dan biomolekular. Hasilnya, puasa terbukti menyehatkan secara ilmiah.

Konsep puasa dalam Islam secara substansial adalah menahan diri tidak makan, minum, dan berhubungan suami-istri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat. Meski tubuh tidak mendapat asupan nutrisi dalam jangka waktu tertentu, ternyata berpuasa bermanfaat bagi kesehatan jasmani. Lalu, manfaat apa saja sih puasa itu bagi kesehatan jasmani kita?

  • Puasa mampu memperbaiki fungsi hormon yang diperlukan untuk berbagai proses fisiologis dan biokimia di tubuh. Hormon dikeluarkan oleh kelenjar endokrin dan hipofisis sebagai reaksi tubuh terhadap berbagai tekanan dan stres. Kekurangan atau kelebihan produksi hormon tertentu akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh, misalnya kekurangan produksi hormon insulin berakibat munculnya penyakit diabetes. Sebaliknya, bila berlebihan, tubuh akan menderita hiperglikemia.
  • Puasa memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat.
  • Saat seseorang berpuasa, maka racun, kotoran, dan ampas yang berdampak buruk bagi kesehatan akan keluar dari tubuhnya.
  • Puasa menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh.
  • Darah putih merupakan unsur utama dalam sistem pertahanan tubuh. Saat seseorang berpuasa, maka jumlah sel darah putihnya akan meningkat sehingga mendongkrak daya tahan tubuh.
  • Puasa memblokir ‘makanan’ untuk bakteri, virus, dan sel kanker sehingga kuman-kuman tersebut tidak bisa bertahan hidup.
  • Ketika kita berpuasa, organ tubuh berada pada posisi rileks sehingga mempunyai kesempatan untuk memperbarui sel-selnya. Saat puasa, juga terjadi keseimbangan anabolisme dan katabolisme yang berakibat asam amino dan berbagai zat lainnya membantu peremajaan sel.
  • Studi Kohort dilakukan pada 81 mahasiswa Universitas Teheran of Medical Sciences saat berpuasa. Studi ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan menyebabkan penurunan glukosa dan berat badan. Meskipun ada penurunan yang signifikan dalam frekuensi makan, penurunan dalam LDL (kolesterol jahat) dan peningkatan HDL (kolesterol baik) tercatat pada bulan Ramadhan. Penurunan LDL sendiri ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  • Puasa akan memberikan rangsangan terhadap seluruh sel, jaringan, dan organ tubuh. Alhasil, organ tubuh bisa berfungsi lebih baik, misalnya pancaindera menjadi lebih tajam.
  • Puasa meningkatkan fungsi organ reproduksi. Hal ini terkait dengan peremajaan sel-sel yang berpengaruh pada sel-sel urogenitalis dan alat-alat reproduksi lainnya.
  • Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urine dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urine. Dalam keadaan tertentu, hal ini akan memberi perlindungan terhadap fungsi ginjal.

Puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon tertentu dan pengaruh kedua testis. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY