Manfaat Puasa bagi Organ Pencernaan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak diragukan lagi bahwa puasa dan kesehatan memiliki kaitan satu sama lain. Dari segi kesehatan, berpuasa bukan hanya sekadar aktivitas keagamaan yang wajib dilaksanakan setiap muslim. Namun, lebih dari itu, puasa merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Kajian dan penelitian terhadap puasa akhir-akhir ini semakin marak dilakukan oleh para peneliti. Bukan hanya mereka yang muslim, banyak juga dari kalangan non-muslim yang juga meneliti puasa. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini ijinkan kami memberikan informasi manfaat puasa terhadap kesehatan yang belum terkuak pada zaman dahulu.

Seperti diketahui manusia dapat bertahan hidup selama dua minggu tanpa makan sama sekali asal tetap minum. Namun, bila tidak minum sama sekali orang hanya hanya dapat bertahan selama seminggu. Ini merupakan hal yang penting bahwa makan dan minum merupakan kebutuhan dasar manusia. Akan tetapi, kebutuhan ini diharapkan juga tidak terlupakan atau terabaikan begitu saja ketika berpuasa.

Dalam hal ini, penting diketahui bahwa saluran pencernaan adalah organ terbesar dan terberat yang ada di dalam tubuh kita, yang bekerja 24 jam tanpa berhenti. Tidak seperti organ lain seperti misalnya tulang, yang bisa berhenti bekerja ketika manusia sedang beristirahat. Sehingga ketika kita berpuasa maka saluran cerna akan diberi waktu untuk beristirahat.

Artinya, dengan melakukan puasa, kesehatan saluran pencernaan pun akan didapat. Ketika puasa kita mengistirahatkan saluran pencernaan (usus) beserta enzim dan hormon yang biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus menerus selama kurang lebih 18 jam. Dengan berpuasa, organ vital ini dapat istirahat selama 14 jam. Jika berpuasa dilakukan secara benar, ternyata berbagai jenis penyakit dapat dikendalikan.

Dengan berpuasa berarti akan mengurangi secara drastis pemasukan makanan pada organ-organ pencernaan seperti usus, lambung, mulut, hingga pembuangan. Dan justru proses pengurangan makanan itu berlangsung pada siang hari ketika tubuh banyak melakukan aktivitas. Itulah keajaiban puasa, dengan beristirahatnya organ pencernaan untuk sementara waktu, maka keseimbangan cairan tubuh juga akan terjaga, namun bukan berarti fungsi fisiologis terhenti, fungsi-fungsi organ tetap berjalan seperti biasa khususnya pada sekresi pencernaan. Hal yang menyenangkan adalah dengan berpuasa gangguan pencernaan seperti perut kembung, sembelit ataupun gastrointestinal akan hilang bahkan sembuh.

Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa, sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan suatu penyakit.

Selain manfaat tersebut, melakukan puasa juga dapat mengatur metabolisme tubuh menjadi lebih baik, membantu menurunkan tingkat kolesterol, risiko diabetes, dan mengurangi penyakit lambung fungsional (maag).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY