Manfaat Seks Kilat di Bulan Puasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Menjalin hubungan seksual dengan pasangan sah Anda dapat dilakukan selama bulan ramadhan. Bahkan dalam agama, hal ini juga diperbolehkan asal mengikui beberapa aturan agar puasa kita tetap sah. Puasa bukanlah halangan bagi Anda yang sudah menikah untuk bercinta dan melakukan hubungan intim. Namun perlu diingat, dilarang melakukannya di siang hari saat sedang puasa. Lakukan hubungan intim itu pada malam hari agar tidak membatalkan puasa.

Di bulan puasa, pasangan suami-istri memang harus pandai memanfaatkan waktu karena waktu untuk bercinta sangat terbatas. Waktu yang sangat sempurna untuk melakukan hubungan intim antara pukul 21.00 – 23.00. Mengapa? Karena ibadah salat tarawih anda tidak akan terganggu. Usai bercinta dengan pasangan usahakan membersihkan tubuh serta mensucikan diri dengan mandi wajib, kemudian anda bisa tidur untuk menyiapkan diri bangun pada waktu sahur.

Terkadang pasangan suami istri yang mempunyai kesibukan yang sama dalam perkerjaan masing-masing sangat sulit memilih waktu yang tepat untuk bercinta. Bukan hal karena mereka tidak ada hasrat, melainkan karena sulit menentukan waktu untuk menyatukan dan melampiaskan hasrat pada saat yang sama-sama lagi ingin tingkat tinggi, yang sering terjadi adalah salah satu sedang menginginkan satunya lagi sedang kecapekan/sedang tidak ingin bercinta. Biasanya sepulang kerja sudah malam saat-saat istirahat, dan perasaan kecapekan menghilangkan segala hasrat untuk bercinta. Terlebih lagi saat puasa, pasangan semakin kesulitan mencari waktu untuk bercinta, maka disarankan untuk melakukan seks kilat.

Pengertian seks kilat adalah memanfaatkan waktu sekecil mungkin untuk melampiaskan gairah seks. Waktu yang dibutuhkan bisa lima menit, sepuluh menit, bahkan kurang atau lebih dari itu.

Seks kilat sejatinya disukai pria dan tidak disukai wanita karena nafsu pria cepat panas, sangat mudah terangsang walau dengan sedikit sentuhan. Sedikit sentuhan area sensitif pria saja sudah bisa membuat ereksi pria terjadi. Berbeda dengan kondisi pada wanita, yang pada umumnya butuh forplay atau pemanasan untuk waktu lebih lama membangkitkan rangsangan dan membuat wanita orgasme. Seks kilat malam hari akan lebih menjaga nafsu Anda selama menjalankan puasa di siang hari. Seks dengan cara kilat mampu menghindari penyakit karena keletihan.

Sebelum sahur adalah waktu yang tepat untuk melakukan seks, karena tubuh sudah dalam keadaan bugar dan optimal. Sebaiknya lakukan seks setelah melakukan salat tahajud atau witir pada waktu dini hari. Namun perlu diingat, janganlah berhubungan intim lagi setelah sahur, karena selain tidak baik untuk perut, puasa kita juga bisa batal, apalagi jika ketiduran. Ingatlah, bulan puasa adalah bulan untuk menahan diri dari segala bentuk hawa nafsu, walaupun bukan berarti Anda dilarang berhubungan seks juga dengan istri/suami. Dengan mengatur waktu yang baik, menerapkan pola hidup sehat, serta tidak menjadikannya beban, hubungan intim pun masih dapat dinikmati selama bulan puasa, bahkan mungkin bisa meningkatkan hubungan Anda dan pasangan yang lebih baik lagi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY