Manfaat Seks untuk Lansia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Usia lanjut atau senja bukan penghalang bagi pasangan yang ingin tetap melakukan hubungan seksual, sebagai pasangan wajar saja jika hasrat atau keinginan untuk melakukan hubungan tetap ada walaupun usia lanjut. Banyak pendapat mengatakan jika usia sudah lanjut maka hasrat dan keinginan untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan akan berkurang, namun perlu Anda ketahui jika berhubungan intim saat usia lanjut ternyata memiliki beberapa manfaat bagi tubuh dan juga hubungan Anda.

Beberapa manfaat dari melakukan hubungan seksusal di usia senja antara lain sebagai berikut:

  • Tidur Lebih Nyenyak Penelitian menunjukkan ketika oksitosin terlepas saat mengalami orgasme akan membuat tubuh selain merasa relaks juga mudah kantuk. Inilah yang membuat pasangan suami istri kerap tidur nyenyak usai berhubungan seks. Ketika tidur nyenyak, berat badan dan tekanan darah¬† akan kembali stabil. Kondisi ini sangat baik bagi orang yang sudah usia lanjut agar mendapatkan isirahat yang berkualitas
    Meningkatkan Imunitas Tubuh Hubungan seks yang berkualitas mampu menekan tekanan darah, stres dan memperkuat sistem imunitas sehingga tubuh lebih sehat
  • Mengurangi Risiko Serangan JantungSebuah penelitian dalam jurnal mengatakan melakukan hubungan seksual dapat memperlancar aliran darah. Menurut para ahli, frekuensi hubungan seksual ternyata tidak berasosiasi dengan serangan stroke. Pada pasangan lansia, hubungan seks yang dilakukan 2-3 kali seminggu justru menghindarkan mereka dari risiko serangan jantung sedangkan mereka yang hanya melakukan sekali sebulan, lebih tinggi terkena risiko serangan jantung
    Meningkat Rasa Percaya Diri Selain segi kesehatan tubuh, dampak dari sisi psikologismelakukan hubungan seks adalah membuat lansia lebih percaya diri. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa, hubungan seks yang berkualitas akan diawali dengan rasa percaya diri, cinta, keterikatan, dan ketertarikan
  • Mengurangi Rasa Sakit Saat orgasme, level hormon oksitosin dalam tubuh akan meningkat. Hormon ini merupakan hormon cinta yang membangun keterikatan dan kepercayaan dalam satu pasangan. Sebuah penelitian menunjkan bahwa semakin sering ekspresi rasa sayang diekspresikan melalui kontak fisik, hormon oksitosin pun ikut naik. Ketika oksitosin naik, endorfin yang memberi efek bahagia pada manusia pun akan meningkat. Kombinasi inilah yang membuat rasa nyeri atau sakit berkurang bahkan hilang
  • Mengurangi Risiko Kanker ProstatSebuah penelitian di Inggris menunjukan lelaki yang mengalami ejakulasi secara teratur, khususnya saat berusia 20 tahun ke atas, akan terbebas dari risiko kanker prostat di masa tuanya.
  • Mengurangi Risiko Kakner Payudara Selain untuk kaum pria, berhubungan seks memiliki dampak positif untuk wanita salah satunya menghindarkan dari risiko kanker payudara
  • Memperkuat Otot Panggul Hubungan seks memang bisa memperkuat otot-otot panggul. Bila otot-otot panggulnya kuat, maka manfaatnya bukan hanya kualitas hubungan seksual yang baik, tapi juga bisa menyelamatkan lansia dari gangguan berkemih (inkontinensia), yang ditandai dengan tidak bisa menahan pipis
  • Menyehatkan kulit dan rambut Saat menua orang cenderung menjadi keriput dan rambut rontok, sex mampu meningkatkan aliran darah yang membawa oksigen sehingga baik untuk mempertahankan elastisitas kulit dan kekuatan rambut
  • Memperpanjang usia Seks secara teratur akan membuat kita selalu bahagia karena rasa bahagia mampu meningkatkan kekebalan tubuh kita dan menjaga kesehatan organ tubuh agar dapat bekerja dengan baik

Setelah mengetahui manfaat melakukan hubungan seksual, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal saat melakukan seks di usia lanjut. Karna kondisi tubuh ataupun  psikologi yang tidak sama lagi seperti dulu memungkinkan beberapa hal yang membuat Anda canggung saat melakukan hubungan seks sehingga dapat mempengaruhi kualitas seks yang didapat. Berikut tips melakukan hubungan seks di usia lanjut yang mungkin bisa membantu:

  • Bicarakan secara terbuka dengan pasangan mengenai perubahan gairah seks dan kemampuan untuk ereksi agar dapat mencari solusi bersama. Karena jika hanya saling diam, lama kelamaan akhirnya mereka berpikir sudah tidak memerlukan sex lagi diusia lanjut
  • Gunakan pelumas vagina, dengan bertambahnya usia tentunya akan membuat kondisi tubuh tidak sebaik mungkin salah satunya dengan cairan atau lubikurasi pada tubuh Anda. Cobalah menggunakan pelumas atau cairan tambahan agar daoat merasakan kenikmatan dalam berhubungan seks
  • Penggunaan alat bantu sex seperti vibrator dan vagina getar mungkin dapat membantu aktifitas seks Anda, jika hal ini sudah dibicarakan sebelumnya justru pasangan dapat saling bantu untuk mendapatkan kepuasan tersendiri didalam hubungan
  • Pilih posisi seks yang aman, cobalah berkomunikasi dengan pasangan Anda mengenai posisi seks karena beberapa penyakit seperti radang sendi, sesak nafas karena penyakit paru dan jantung terkadang membuat Anda kesulitan mendapatkan posisi aman.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY