Manfaat Sex Detox

SehatFresh.com – Semua pasangan pastinya menginginkan momen bercinta yang selalu luar biasa. Namun, seiring bertambahnya usia pernikahan, banyak hal yang membuat gairah seks menurun sehingga seks tidak seindah dulu lagi, dan hanya sekedar kewajiban. Akibatnya, saat gairah seks menurun, banyak orang yang berpura-pura menikmati seks dan orgasme palsu. Hal ini sangat berpotensi menimbulkan masalah dalam hubungan. Bila hal tersebut terjadi pada Anda, mungkin Anda perlu melakukan sex detox.

Apa itu sex detox? Sex detox dapat diartikan sebagai penghentian aktivitas seksual selama kurun waktu tertentu dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hubungan seksual. Secara singkat, sex detox berarti puasa seks. Umumnya, sex detox disarankan untuk dilakukan selama 30 hari. Selama kurun waktu tersebut, fokus Anda harus dialihkan pada kegiatan-kegiatan positif seperti membaca buku, refleksi diri, atau melakukan pemeriksaan kesehatan. Sebisa mungkin, jauhkan pikiran Anda dari hal-hal berbau seks yang dapat menyulitkan Anda mengendalikan gairah seks.

Bagi pasangan yang sudah lama menikah, sex detox ternyata sangat penting untuk menghidupkan lagi gairah seks yang sempat meredup. Selain itu, Anda dan pasangan juga terkadang perlu melupakan seks untuk beberapa waktu guna mengetahui hal lain yang juga penting untuk menjaga keharmonisan hubungan, selain dengan berhubungan intim. Kita tentu setuju bahwa kesetiaan merupakan hal yang penting untuk menjaga keharmonisan hubungan. Namun, dilihat dari segi psikologis, berhubungan intim dengan orang yang sama selama bertahun-tahun dapat menimbulkan rasa bosan, jenuh, dan monoton.

Dengan sex detox, Anda akan memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan seksual yang telah Anda jalani dan bagaimana hal tersebut berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan. Setelah berpuasa seks sebulan lamanya, Anda dan pasangan akan merasakan gairah yang lebih ketika kembali berhubungan intim. Selain itu, komunikasi antara Anda dan pasangan juga akan kembali terjalin dengan baik, sehingga Anda berdua lebih mengetahui dan memahami keinginan satu sama lain. Meskipun Anda tidak mampu menahan dorongan untuk berhubungan intim selama 30 hari penuh, efek dari sex detox sudah dapat Anda dan pasangan rasakan.

Menahan gairah selama 30 hari memang tidaklah mudah. Namun, bagi Anda yang beragama Islam, bulan Ramadhan dapat dijadikan momen yang tepat untuk melakukan sex detox. Sex detox juga dapat membantu Anda lebih fokus dalam menjalankan ibadah puasa. Puasa pada dasarnya merupakan metode detoksifikasi alami dan ampuh. Inilah mengapa berpuasa itu menyehatkan. Detoksifikasi dalam tubuh dikerjakan oleh lima organ utama, yaitu  hati, ginjal, usus besar, paru-paru dan kulit. Hati merupakan organ yang paling berperan dalam mekanisme detoksifikasi tubuh. Sedangkan empat organ lainnya bertindak sebagai pengaman racun yang akan memasuki jaringan.

Aktivitas seksual dipengaruhi oleh dorongan seksual, nilai-nilai sosial, kultural dan moral, pengetahuan seksual dan fungsi seksual secara fisiologis. Seseorang yang mengalami gangguan fungsi hati, maka fungsi detoks alami tubuhnya  menurun. Selain itu, metabolisme hormon testosteron dalam tubuh juga menurun, sehingga dorongan seksual pun menurun. Untuk itu, puasa dari makan dan minum, serta sex detox di bulan Ramadhan memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh dan pikiran. Dengan demikian, setelah bulan puasa berakhir dan masa sex detox juga terlewati, Anda dan pasangan bisa kembali menjalani kehidupan seksual yang lebih bergairah, intim dan romantis, serta kondisi kesehatan pun menjadi lebih baik. Setelah mengetahui manfaatnya, apakah Anda tertarik untuk sex detox di bulan Ramadhan kali ini?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY