Manfaat Yogurt untuk Ibu Hamil dan Janin

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apakah Anda suka makan yogurt? Yogurt menjadi makanan yang sangat menyegarkan, lembut dan cukup sehat untuk tubuh. Tapi, ketika baru saja dinyatakan hamil maka ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi yogurt. Namun, apakah benar demikian? Baiklah, kali ini kami akan mengupas tentang yogurt dan manfaat khusus yogurt untuk ibu hamil, serta mitos yang berkembang.

Banyak ibu hamil yang meragukan yogurt sebagai makanan yang aman selama kehamilan. Hal ini disebabkan karena yogurt terbuat dari susu yang difermentasi dan kemungkinan ada alkohol di dalamnya. Tapi pada dasarnya yogurt adalah makanan sehat untuk ibu hamil yang aman untuk dikonsumsi. Yogurt mengandung berbagai jenis nutrisi yang penting selama kehamilan untuk menunjang kesehatan ibu dan janin, berikut ini diantaranya :

  1. Sumber kalsium

Bahan utama pembuatan yogurt yaitu susu. Susu memiliki kandungan kalsium yang telah terbukti berfungsi untuk kesehatan tulang. Kalsium tidak hanya berguna untuk orang dewasa akan tetapi kalsium juga berperan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.

  1. Sumber prebiotik

Yogurt memiliki kandungan bakteri baik yang terdapat di dalamnya sehingga hal ini dapat mengatasi keluhan ibu hamil yang sering mengalami sembelit. Selain itu kandungan prebiotik yang terdapat di dalam yogurt dapat berfungsi untuk membantu pertumbuhan janin dan perkembangan syaraf janin.

  1. Mencegah cacat tabung syaraf

Apabila janin mengalami masalah dalam asupan gizi terutama kekurangan asupan asam folat pada janin tersebut akan beresiko mengalami cacat tabung syaraf. Yogurt dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperoleh asam folat. Dalam 1 cup yogurt ditemukan sekitar 18 mcg asam folat.

  1. Mencukupi kebutuhan vitamin D

Vitamin D berfungsi untuk membantu proses penyerapan kalsium yang penting untuk kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan serta perkembangan janin. Dalam 1 cup yogurt memiliki kandungan vitamin D sekitar 5 IU.

  1. Meningkatkan asupan rotein

Selama kehamilan ibu membutuhkan asupan protein yang cukup tinggi karena protein dibutuhkan oleh ibu hamil berfungsi sebagai sumber energi. Selama masa kehamilan mungkin terkadang ibu sering mengeluh lemah dan tidak bertenaga untuk itu yogurt dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut.

  1. Memenuhi kebutuhan Omega-3

Tubuh tidak dapat memproduksi Omega-3, namun Omega-3 merupakan salah satu jenis lemak esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Pada masa kehamilan ibu memerlukan asupan Omega-3 yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan jaringan janin terutama bagian otak, sistem syaraf, mata dan meminimalisir terjadinya resiko penyakit jantung.

  1. Menjaga kesehatan usus ibu hamil

Perubahan hormon estrogen dan progesteron membuat ketidaknyamanan pada ibu hamil salah satunya yaitu ibu mengalami keluhan konstipasi atau susah BAB. Mengkonsumsi yogurt secara aktif dapat meningkatkan kesehatan usus yang membantu proses penyerapan makanan dan minuman karena yogurt memiliki kandungan zat asam yang diperoleh dari bakteri baik yang dapat mencapai usus dengan cepat. Hal tersebut dapat mengurangi keluhan yang ibu hamil rasakan serta meminimalisir terjadinya gangguan usus.

  1. Mengurangi resiko infeksi

Resiko terjadinya infeksi pada ibu hamil cukup besar karena jenis bakteri dan kuman dapat membuat ibu hamil dalam kondisi tubuh yang lemah dan berbahaya untuk janin. Untuk mencegah terjadinya infeksi ibu hamil dapat mengkonsumsi yogurt. Hal ini dukung oleh hasil penelitian yang dilakuka Jurnal khusus dalam bidang Nutrisi di Inggris yang menyatakan bahwa mengkonsumsi yogurt secara aktif bagi ibu hamil dapat mengurangi dan meminimalisir terjadinya infeksi pneumonia pada janin.

  1. Menjaga keseimbangan elektrolit

Yogurt dapat menjaga keseimbangan janin karena yogurt memiliki kandungan kalium yang baik untuk ibu hamil dan janin. Selain itu kalium juga berfungsi untuk menjaga denyut jantug dan kesehatan jantung. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here