Masalah Bibir Pecah – Pecah

SehatFresh.com – Setiap orang pasti pernah mengalami keluhan pada bibirnya, termasuk keluhan saat bibir kering dan akhirnya pecah-pecah. Kondisi seperti ini tentunya menjadi agak mengganggu serta estetika sehingga membuat seseorang manjadi kurang percaya diri. Bibir memiliki kulit sangat sensitif, dan asupan nutrisi yang memadai dapat menjaga kesehatan kulit, termasuk juga pada kesehatan kulit bibir. Selain karena dehidrasi, kekurangan beberapa vitamin dan mineral telah dikaitkan dengan bibir pecah-pecah. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dan makan makanan sehat adalah solusi alami terbaik untuk masalah ini.

  • Vitamin C

Bibir kering hampir selalu diindetikkan dengan kurang vitamin C. Ya, memang karena vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat mengikat atau menetralkan racun (radikal bebas) yang diproduksi dari proses metabolisme dalam tubuh sehingga juga dapat memperbaiki kerusakan pada kulit. Vitamin C banyak terkandung dalam beberapa jenis buah-buahan, seperti jeruk, tomat, stroberi, paprika dan brokoli.  90 miligram adalah anjuran vitamin C untuk pria dan 75 miligram untuk wanita.

  • Vitamin B2

Kurangnya vitamin B2,dapat menyebabkan bibir pecah-pecah. Vitamin B2 yang juga disebut riboflavin, adalah vitamin B kompleks yang diperlukan untuk rambut, kuku dan kulit yang sehat, termasuk bibir. Menurut University of Maryland Medical Center, kekurangan vitamin B2 dapat mengakibatkan luka pada mulut atau bibir. Sumber riboflavin termasuk produk susu, telur, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan dan daging tanpa lemak. Orang dewasa dengan diet 2.000 kalori dan anak-anak yang berusia lebih dari empat tahun membutuhkan 1,7 miligram riboflavin setiap hari, demikian menurut anjuran US Food and Drug Administration.

  • Vitamin B3

Niasin atau vitamin B3 adalah satu lagi unsur vitamin B kompleks yang dibutuhkan untuk kulit yang sehat. Tidak memadainya asupan niasin dari makanan sehari-hari, dapat menyebabkan bibir kering dan pecah-pecah. Menurut US National Resource Center on Nutrition, Physical Activity and Aging, dianjurkan untuk mengonsumsi 13 sampai 20 miligram niasin per hari. Untuk mendapatkan cukup niasin dalam diet, makanlah makanan seperti ikan tuna, daging sapi, unggas, biji-bijian sereal, sayuran berdaun hijau dan susu.

  • Vitamin B6

Kekurangan vitamin B6 juga terkait dengan gangguan kulit, dermatitis dan sudut mulut yang pecah-pecah. Untuk mendapatkan asupan vitamin B6 yang mencukupi, Colorado State University merekomendasikan pria dan wanita dewasa hingga usia 50 untuk mengonsumsi 1,3 miligram per hari. Makanan sumber vitamin B6 antara lain daging, biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau.

  • Zinc

US National Resource Center on Nutrition, Physical Activity and Aging, juga menyebutkan bahwa kulit kering dan bibir pecah-pecah bibir adalah tanda-tanda kekurangan zinc. Pola makan harian harus menyediakan 10 sampai 25 miligram zinc setiap hari. Makanan yang mengandung zinc termasuk tiram, biji-bijian, daging sapi, kalkun dan kacang-kacangan.

Ketika tubuh tidak ternutrisi dengan baik, kulit dan bibir akan tampak kering dan kusam. Nutrisi untuk kulit berhubungan dengan hidrasi tubuh yang baik dan konsumsi makanan yang tinggi vitamin dan mineral. Inilah mengapa bibir pecah-pecah dikaitkan dengan kurang vitamin. Bibir kering dan pecah-pecah merupakan sinyal bahwa tubuh perlu perbaikan hidrasi dan nutrisi.

Sumber gambar : www.drakemedia.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY