Masalah Kesehatan yang Sering Menghampiri Pengungsi Bencana Alam

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Indonesia merupakan negara yang sering mengalami bencana hampir setiap tahunnya. Seringnya mengalami bencana alam membuat indonesia memiliki julukan supermarket bencana. Sebutan tersebut diberikan karena Indonesia rentan mengalami berbagai bencana dan hampir semua bencana ada di Indonesia meliputi tsunami, tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi hingga badai.

Berbicara mengenai bencana alam di Indonesia. Baru-baru ini telah banyak terjadi bencana seperti gempa bumi di lombok serta gempa bumi dan tsunami di Sulawesi tengah.

Bencana alam memang membawa kerugian yang banyak bagi daerah yang terkena. Tak hanya kerugian financial, bahkan masalah kesehatan juga banyak dialami oleh para pengungsi paska terkena bencana alam. Berikut beberapa masalah kesehatan yang sering menghampiri pengungsi bencana alam:

  1. Penyakit kulit

Penyakit kulit adalah penyakit yang paling umum dialami para pengungsi bencana alam. Penyebabnya bisa karena kurangnya sumber air bersih sehingga membuat mereka gatal, atau bisa juga disebabkan karena bakteri-bakteri yang terdapat pada air khususnya pada bencana alam banjir yang membuat kulit pengungsi menjadi ruam.

  1. Infeksi saluran pernapasan akut

Infeksi saluran pernapasan akut atau yang sering disingkat dengan ISPA ini biasanya menghampiri pengungsi bencana alam akibat gunung meletus. Debu atau asap akibat gunung meletus yang terhirup oleh pengungsi paska bencana itu yang membuat pengungsi menderita infeksi saluran pernapasan akut. Kasus terbanyak ISPA akibat bencana alam adalah pada anak-anak.

  1. Diare

Diare termasuk masalah kesehatan yang dapat menghampiri pengungsi di bencana alam. Diare terjadi karena pengungsi tidak bisa menjaga kebersihan individu atau lingkungan, fasilitas air bersih yang terbatas, dan tercemarnya sumber air minum yang dikonsumsi oleh masyrakat atau pengungsi.

  1. Leptospirosis

Saat terjadi bencana anda bisa terkena luka terbuka akibat benturan atau terkena barang yang berjatuhan. Luka terbuka tersebut bisa terinfeksi bakteri leptospira yang akhirnya menyebabkan pengungsi bencana alam terkena penyakit leptospirosis. Untuk mencegah leptospirosis anda bisa melakukan tindakan seperti membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan lingkungan bencana alam dengan desinfektan.

  1. Demam berdarah

Demam berdarah biasanya akan menghampiri pengungsi yang terkena bencana alam banjir karena banyaknya genangan air atau air kotor dari banjir. Genangan-genangan air tersebut akan membentuk tempat perindukan bagi nyamuk aedes aegypti yang jika menggigit manusia maka ia akan mengalami demam berdarah.

  1. Trauma psikis

Bencana alam tidak hanya menyebabkan masalah kesehatan fisik saja. Karena termasuk peristiwa yang besar, bencana alam dapat membuat pengungsi mengalami trauma psikis. Penyebabnya yaitu karena pengungsi merasakan kekhawatiran yang berlebihan akan terjadinya bencana susulan. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here