Masalah Organ Reproduksi Pria dan Dokter Andrologi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Andrologi merupakan cabang ilmu kedokteran yang membahas masalah-masalah kesehatan reproduksi pada pria. Ilmu ini telah dipelajari sejak akhir 1960-an.

Sementara dokter andrologi adalah dokter spesialis yang menangani dan mempelajari masalah kesehatan organ reproduksi dan hormon pria, seperti masalah kesuburan (infertilitas) dan gangguan fungsi seksual pada pria. Keluhan yang biasa diterima dokter andologi adalah seperti :

  • Infertilitas pada pria

Infertilitas atau yang biasa disebut kemandulan ini biasa dikaitkan dengan wanita. Tapi, infertilitas juga bisa terjadi pada pria. Penyebab terjadinya bisa bermacam-macam. Kurangnya jumlah sperma, kelainan pada bentuk sperma, atau gerak sperma yang terlalu lamban.

  • Hipogonadisme

Masalah ini terjadi pasa testis seorang pria. Testis dikatakan bermasalah apabila hanya memproduksi sedikit hormon seksual pria. Penyebabnya bisa terjadi karena infeksi, radiasi, gangguan pasca operasi di daerah kelamin pria, kelainan genetik atau gangguan yang terjadi pada ginjal atau hati.

Hipogonadisme memiliki beberapa gejala, seperti pembesaran payudara pada pria (ginekomastia), menurunnya hasrat seks atau libido dan kehilangan massa otot.

Selain infertilitas dan hipogonadisme, dokter andrilogi juga menerima berbagai keluhan tentang kesehatan organ reproduksi pria, masalah kesuburan pria dan masalah hormon pada pria. Dokter andrologi diharuskan memiliki kemampuan untuk prosedur berikut :

  1. Analisis sperma dan air mani

Analisis sperma dan air mani bertujuan mengetahui kesuburan seorang pria. Saat akan melakukan tes analisis sperma dan air mani, pria tersebut akan dilarang melakukan aktivitas seksual selama minimal 48 jam, baik sendiri maupun dengan pasangan.

Pada waktu yang ditentukan, pria tersebut akan dipersilahkan masuk ke dalam sebuah ruangan di rumah sakit atau klinik untuk masturbasi. Dengan catatan masturbasi tidak diperbolehkan memakai lotion, sabun atau pun minyak. Hal ini bertujuan agar sperma tidak tercampur oleh apapun. Kemudian sperma akan ditempatkan di wadah yang steril, setelah itu sempel sperma diserahkan ke laboratorium untuk pemeriksaan.

  1. Spermatogenesis

Spermatogenesis adalah pembentukan sel sperma di dalam testis. Spermatogenesis berfungsi memperbaiki kualitas sperma dan membantu proses pembuahan.

  1. Kontrasepsi pria

Kontrasepsi biasanya hanya diperuntukan untuk wanita. Tapi, sekarang ini banyak berkembang kontrasepsi untuk pria. Dokter andrologi diharuskan memiliki kemampuan menentukan dan memasang alat kontrasepsi yang tepat.

  1. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi  adalah ketidakmampuan seorang pria menahan ereksi saat berhubungan secara seksual. Banyak pria yang malu untuk berkonsultasi padahal disfungsi ereksi pada pria bisa memicu terjadinya stres dan menurunya rasa percaya diri.

  1. Bayi tabung (IVF)

Sebagai dokter yang menangani reproduksi dan kesuburan pria, dokter andrologi juga diwajibkan untuk bisa melakukan prosedur bayi tabung. Program bayi tabung atau in fitro vertilization (IVF) adalah alternatif bagi mereka yang ingin memiliki anak. Bayi tabung dilakukan dengan membuahi sel telur dengan sel sperma di luar rahim menggunakan alat. Saat sel telur berhasil dibuahi, pada fase tertentu akan dipindahan ke dalam rahim.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here