Masalah yang Dapat Menurunkan Kualitas Seksual Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Peyronie (penis bengkok) adalah salah satu masalah yang dapat menurunkan kualitas seksual pria. Istilah peyronie sendiri mendeskripsikan kondisi di mana Mr. P melengkung secara abnormal ketika ereksi. Bentuk dan ukuran Mr. P memang berbeda-beda dan normalnya Mr. P akan sedikit melengkung ketika ereksi. Namun, dalam kasus peyronie, kelengkungan Mr. P terlihat signifikan dan bahkan bisa membuat ereksi tidak bisa dipertahankan.

Kelengkungan menjadi abnormal karena adanya jaringan parut yang terbentuk di bawah kulit Mr. P. Penyebab hal ini belum diketahui secara pasti. Sejauh ini, para ahli meyakini bahwa jaringan parut tersebut merupakan akibat dari kerusakan jaringan Mr. P karena seks, olahraga, atau kecelakaan.

Setiap sisi penis saluran yang bentuknya mirip spons (corpus cavernosum) yang berisi banyak pembuluh darah kecil. Masing-masing saluran tersebut terbungkus selubung jaringan elastis yang disebut tunika albuginea, yang akan meregang selama ereksi dan aliran darah ke area tersebut akan meningkat ketika terangsang secara seksual. Semakin terisi darah, penis semakin mengembang dan menegang sebagai pertanda ereksi. Pada penderita peyronie, area yang terdapat jaringan parut tidak meregang sehingga kelengkungannya menjadi abnormal dan bahkan ereksi terasa menyakitkan.

Bisa muncul tiba-tiba atau perlahan, peyronie ditandai dengan gejala-gejala berikut ini:

  • Disfungsi ereksi. Pria yang menderita peyronie umumnya kesulitan untuk bisa atau mempertahankan ereksi.
  • Jaringan parut. Jaringan parut dapat teraba di bagian bawah kulit penis, seperti benjolan datar atau jaringan keras yang bentuknya mirip pita.
  • Kelengkungan abnormal. Penis dengan peyronie mungkin menjadi melengkung ke atas, ke bawah, atau ke satu sisi.
  • Perubahan panjang penis. Jaringan parut dapat menyebabkan penis menjadi lebih pendek.
  • Nyeri. Anda juga mungkin merasakan nyeri ketika atau sedang tidak ereksi.

Kelengkungan penis abnormal karena peyronie seiring waktu dapat semakin memburuk atau membaik dengan sendirinya. Nyeri saat ereksi dapat hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu satu sampai dua tahun, tetapi jaringan parut dan kelengkungan tidak berubah. Di sisi lain, kelengkungan penis juga dapat membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Meski demikian, lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda merasakan sakit pada penis atau kelengkungan penis yang abnormal karena peyronie dapat menurunkan performa seksual Anda. Tak hanya pihak pria, pihak wanita pun dapat menjadi sangat cemas dan stres karena masalah ini. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here