Mau Depresi Hilang? Makan Petai Saja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Di zaman serba maju seperti saat ini, masyarakat khususnya di perkotaan, sering menghadapi tekanan kehidupan yang tinggi. Tekanan yang begitu tinggi dan berlangsung secara berkesinambungan dapat memicu tingkat stres dan depresi yang berat. Sejumlah cara bisa dilakukan untuk mengurangi tingkat stres atau depresi tersebut. Salah satu cara itu terbilang mudah dan alami, yakni mengonsumsi petai.

Petai atau sering disebut pete (Parkia speciosa) merupakan pohon tahunan tropika jenis polong-polongan. Tumbuhan ini tersebar luas di hampir seluruh wilayah Indonesia, terutama Indonesia barat. Petai memiliki buah yang besar, memanjang, dan terdiri atas sejumlah polong. Dalam satu buah petai terdapat hingga 20 biji yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna cokelat.

Buah petai dikenal karena baunya yang menyengat. Baunya yang menyengat ini kerap membuat sebagian orang enggan mengonsumsinya. Bau tersebut sebenarnya berasal dan asam amino yang terdapat di dalam biji petai itu sendiri. Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur sulfur (S). Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau. Salah satu gas yang terbentuk adalah gas H2S (hidrogen sulfida) yang terkenal sangat bau.

Tapi, di balik baunya yang khas tersebut, petai memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Manfaat petai antara lain adalah sebagai berikut:

  • Mencegah hipertensi
  • Menstimulasi produksi sel darah merah
  • Mencegah anemia
  • Mengantisipasi sembelit
  • Menetralkan asam lambung
  • Mengendalikan kadar gula
  • Mencegah penyakit hati
  • Mencegah penyakit ginjal
  • Menangkal depresi
  • Menurunkan risiko tekanan darah dan stroke
  • Mengatur keseimbangan cairan tubuh
  • Meningkatkan daya tahan tubuh melawan infeksi

Beragam manfaat petai di atas tak terlepas dari kandungan di dalam petai itu sendiri. Petai mengandung senyawa dan nutrisi yang beragam di antaranya adalah gula alami, zat besi, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C. Selain itu, petai mengandung tiga jenis gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.

Selain buah atau bijinya yang bermanfaat, kulit petai juga memiliki khasiat sebagai antioksidan. Kulit petai terletak di atas buah dan menyelimutinya. Dalam kulit buah tersebut terdapat senyawa fenolik yang mampu mengurangi secara signifikan efek radikal bebas. Sebagai antioksidan alami, kulit petai jauh lebih menyehatkan daripada antioksidan sintesis.

Tambah pula, petai mengandung trypthopan, yaitu asam amino yang di dalam tubuh menghasilkan serotonin. Serotonin itulah yang berperan sebagai antidepresan.     Berdasarkan survei oleh MIND, di antara pasien penderita depresi, diketahui bahwa banyak orang merasa lebih baik setelah makan petai.

Di samping itu, vitamin B6 yang terkandung pada petai diduga kuat berperan memperbaiki mood seseorang. Petai yang kaya kalium juga bisa menormalkan detak jantung dan mengirim oksigen ke otak. Hal ini dapat mengendalikan tingkat stres pada seseorang. Jadi, kalau merasa stres atau depresi ingat petai saja ya. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY