Melakukan Hubungan Seks Pasca Pap Smear

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sebelum Anda mengetahui kapan diperbolehkannya berhubungan intim pasca pap smear, ada baiknya ketahui terlebih dahulu penjelasan mengenai tes untuk wanita dewasa atau yang telah aktif melakukan aktivitas seksual. Pap smear adalah tes yang dilakukan untuk mencari tahu perubahan yang terdapat dalam sel-sel serviks (dinding rahim) yang dapat menunjukkan gejala atau tanda adanya kanker serviks atau kanker leher rahim.

Selama menjalani tes, sebuah alat kecil akan dimasukkan ke dalam lubang vagina. Hal ini bertujuan untuk mengambil sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim. Kemudian, sampel tersebut disebar pada sebuah slide (Pap smear) atau dicampur di dalam fiksatif cair (sitologi berbasis cairan).

Kemudian sampel akan dikirim ke laboratorium untuk diteliti dengan menggunakan mikroskop. Sel diperiksa untuk mengetahui adanya kelainan yang menunjukkan perubahan sel abnormal, seperti kanker leher rahim atau displasia.

Lantas, bolehkah melakukan hubungan seksual setelah pap smear?

Berhubungan seks atau intim dengan pasangan setelah pap smear boleh saja dilakukan. Namun, hal ini berlaku ketika tak ada masalah kesehatan vagina setelah dilakukannya tes pap, seperti terjadi perdarahan. Vagina mengeluarkan darah setelah berhubungan intim masih terbilang normal dan sangat umum terjadi. Kondisi semacam ini belum tentu disebabkan oleh tes pap smear.

Namun, kalau Anda memang mengalami perdarahan setelah melakukan tes pap, ada baiknya Anda tidak melakukan hubungan intim terlebih dahulu. Selama vagina masih mengalami perdarahan setelah tes, anda dianjurkan untuk menggunakan pembalut. Penting juga untuk menghindari aktivitas hubungan seks atau berenang. Jika perdarahan setelah pemeriksaan masih berlanjut dan semakin parah, segera hubungi dokter Anda.

Di samping itu, melakukan hubungan seks setelah pap smear tidak dianjurkan apabila sebelum tes pap smear, Anda sudah mengalami tanda atau gejala dan mencurigai adanya penyakit kelamin tertentu. Untuk mencegah penularan penyakit kelamin dengan pasangan anda, lebih baik anda sabar menunggu sampai hasil pap smear keluar.

Sebenarnya tidak banyak hal yang dilarang setelah melakukan pap smear. Anda juga harus mempertimbangkan kondisi kesehatan Anda setelah melakukan tes Pap. Namun, ada baiknya Anda memerhatikan beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum melakukan pap smear. Ini berguna untuk memaksimalkan keakuratan hasil tes. Hal tersebut yaitu tidak berhubungan seksual dua hari sebelum tes pap smear. Tidak membersihkan vagina dengan sabun kewanitaan atau douche dua hari sebelum tes pap smear. Cukup bersihkan vagina dengan air hangat. Hindari penggunaan kontrasepsi vagina, seperti krim, busa atau jeli yang diletakkan di vagina dua hari sebelum tes pap smear. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here