Memahami Nyeri Payudara Selama Kehamilan

Nyeri payudara adalah salah satu gejala awal kehamilan yang paling umum. Berapa lama gejala tersebut berlangsung berbeda pada setiap individunya. Secara umum, nyeri payudara adalah umum selama kedua trimester pertama dan terakhir kehamilan, karena kedua periode tersebut merupakan puncak dari perubahan tubuh baik secara fisik maupun hormonal.

Nyeri payudara adalah keluhan umum selama trimester pertama kehamilan, dan seringkali menjadi salah satu tanda awal kehamilan. Kondisi ini dapat muncul pada awal dua sampai tiga minggu setelah pembuahan. Selama beberapa bulan pertama kehamilan, tubuh memproduksi hormon estrogen dan progesteron dalam jumlah besar. Hormon-hormon tersebut menyebabkan perubahan payudara.

Menurut Mayo Clinic, estrogen dan progesteron mempersiapkan saluran air susu pada payudara untuk produksi susu pada awal bulan pertama kehamilan. Hal ini dapat menyebabkan payudara terasa nyeri, geli, berat dan penuh. The American Pregnancy Association melaporkan bahwa payudara mungkin menjadi sangat sensitif sehingga sentuhan ringan saja bisa menyebabkan rasa nyeri pada payudara. Bagi sebagian besar wanita, nyeri ini akan hilang saat mereka memasuki trimester kedua, meskipun payudara mereka mungkin masih terus membesar.

Seperti banyak gejala awal kehamilan lainnya, nyeri payudara sering kembali selama trimester ketiga dan terakhir kehamilan. Pada periode tersebut, tubuh mulai memproduksi hormon prolaktin dalam jumlah besar. Prolaktin merangsang kelenjar di payudara untuk menghasilkan kolostrum, prekursor untuk ASI (yang umumnya tidak datang sampai setelah lahir). Seiring dengan kelenjar susu menjadi terstimulasi, payudara akan terus tumbuh dan mungkin terasa berat serta nyeri.

Meskipun nyeri payudara selama kehamilan tidak mungkin dihindari, ada beberapa hal yang mungkin bisa membuat nyeri semakin buruk. Salah satunya adalah mengenakan bra yang tidak pas. Penting untuk menghindari bra yang berkawat selama kehamilan, karena dapat membatasi aliran darah di payudara. Sebaiknya, ibu memilih bra yang terbuat dari bahan katun yang tidak terlalu ketat dan sangat nyaman. Bra yang bagus digunakan selama kehamilan adalah bra yang ukurannya pas di payudara tanpa membuat puting terasa sesak. Mengenakan bra yang pas bisa meminimalkan rasa nyeri selama kehamilan. Faktor lain yang dapat meningkatkan nyeri payudara adalah iritasi payudara. Hal ini dapat diminimalkan dengan menghindari penggunaan sabun pada payudara, terutama di sekitar puting. Cleveland Clinic menyarankan untuk mencuci payudara dengan lembut cukup dengan air saja guna mengurangi potensi gangguan pada kulit.

 *pic miulan-store.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY