Memberikan Pertolongan Pertama Mengalami Cedera saat Berolahraga

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berolahraga memang penting dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kesehatan tubuh. Di sekolah, memang ada mata pelajaran olahraga yang mewajibkan semua siswa untuk ikut serta di dalamnya. Sesuai dengan materi yang diberikan, remaja akan mengikuti olahraga seperti basket, futsal, senam dan lain sebagainya.

Di luar mata pelajaran olahraga, beberapa siswa juga ikut serta dalam ekstrakurikuler yang semakin menambah waktu olahraga mereka. Memang di masa remaja, mereka sangat aktif dan banyak melakukan aktifitas. Di sini pendampingan dari guru sangat penting untuk menjaga dan mengontrol aktifitas olah raga siswa. Dengan pendampingan dari guru tersebut, akan mencegah hal yang tidak diinginkan apabila terjadi sesuatu pada siswa, contohnya cidera saat berolahraga. Bisa jadi mereka terkilir atau lebih parah lagi apabila mengalami retak dan patah tulang.

Cidera sendiri merupakan kecelakaan fisik yang disebabkan saat olahraga. Dalam olahraga, siswa berisiko mengalami cidera berat dan cidera ringan. Dengan mengetahui jenis cidera tersebut, pendamping yang dalam hal ini adalah guru akan dapat memutuskan penanganan apakah yang sesuai diberikan kepada siswa.

Ada banyak faktor yang membuat siswa mengalami cidera pada saat berolahraga. Pemanasan yang kurang atau bahkan tidak dilakukan bisa menjadi salah satu penyebabnya. Mengingat hal tersebut, memang diwajibkan kepada siswa untuk selalu mengikuti pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga, yaitu untuk mencegah terjadinya cidera. Selain itu kurangnya pemahaman mengenai olahraga yang diikuti dan kekurangan asupan gizi juga bisa menyebabkan cidera saat olahraga.

Namun, risiko cidera saat olahraga bisa saja tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, sebagai pendamping siswa, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama. Pertolongan pertama tersebut dilakukan sebelum mendapatkan pertolongan lebih lanjut dari dokter.

Berikut di bawah ini adalah beberapa langkah pertolongan pertama pada remaja yang cidera saat berolahraga:

  1. Jangan panik, berusahalah untuk menenangkan korban

Dengan berusaha untuk tidak terlihat panik, hal tersebut akan membuat korban menjadi lebih tenang. Yakinkan kepada korban bahwa semuanya akan baik- baik saja.

  1. Mengurangi risiko cidera yang lebih parah

Dalam beberapa kasus, semisal patah tulang, korban tidak diperbolehkan digendong atau dipindahkan dan harus menunggu instruksi dari medis.

  1. Memiliki pengetahuan dalam memberikan pertolongan pertama pada korban

Bermacam cidera saat olahraga membutuhkan pertolongan yang berbeda. Seperti misalnya pada korban yang pingsan. Pertolongan pertama yang diberikan adalah dibawa ke tempat yang nyaman dan teduh. Setelah itu mengendorkan semua benda yang mengikat tubuh seperti ikat pinggang. Kemudian memberikan rangsangan bau pada hidung. Ketika korban mulai sadar, berikan air minum secukupnya.

  1. Mampu melihat kondisi korban

Ketika korban mengalami cidera, maka sebaiknya segera dilihat apakah cidera tersebut dapat ditangani dengan diberikan pertolongan sendiri atau harus mendapat penanganan segera dari pihak medis.(AYK)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY