Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Puasa

SehatFresh.com – Selain membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang, Anda juga membutuhkan asupan air yang juga mencukupi ketika berpuasa agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Air putih atau cairan elektrolit merupakan pilihan paling tepat untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Air putih lebih sehat dibandingkan cairan lainnya karena tidak mengandung pemanis dan pengawet. Selain itu, buah-buahan dan sayuran juga dapat menjadi sumber asupan cairan tambahan bagi tubuh. Menjaga cairan tubuh juga dapat membantu Anda tidak cepat merasa haus.

Konsumsi cairan manis perlu dibatasi agar tidak terlau berlebihan. Kandungan gula yang tinggi dapat memberikan asupan kalori berlebih dan meningkatkan berat badan tanpa disadari. Kandungan gula sederhana dalam gula biasa menyebabkan Anda mudah merasa lapar dan menjadi kecanduan gula. Minuman bersoda juga perlu diwaspadai. Soda dapat menyebabkan rasa kembung dan menimbulkan ketidaknyamanan pada pencernaan yang pada akhirnya mengganggu proses pencernaan.

Berbuka puasa dengan yang manis memang dianjurkan, tetapi meminum air putih terlebih dahulu juga jangan dilupakan. Tidak jarang banyak orang berbuka hanya dengan yang manis dan melupakan air putih. Padahal, terlalu banyak mengonsumsi minuman manis berkalori tinggi dapat mengakibatkan penimbunan kalori berupa lemak. Sedangkan air putih, selain dapat menghilangkan dahaga saat berbuka, juga akan membantu tubuh mengganti kehilangan cairan setelah seharian berpuasa.

Saat puasa, Anda harus menjaga keseimbangan dalam memilih makanan dan minuman, baik yang dikonsumsi pada saat sahur atau berbuka. Mengonsumsi air putih minimal 8 gelas perhari dapat menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. mencukupi kebutuhan cairan saat puasa bisa disiasati dengan minum air putih saat sahur dan berbuka. Karena dibatasinya makan dan minum ketika berpuasa, Anda dapat mengatur konsumsi air dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur dan 2 gelas saat sahur.

Ketika berbuka puasa, dahulukanlah minum air putih. Setelah itu, Anda bisa memulihkan energi dengan makanan manis secukupnya dan minum air putih lagi. Kemudian, bisa dilanjutkan dengan makan berat dan kembali minum air putih hingga sebelum tidur secara bertahap hingga empat gelas. Saat sahur, minumlah air putih sedikitnya dua gelas.

Tercukupinya kebutuhan cairan saat puasa sangat penting agar tubuh tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Kekurangan cairan bisa membuat tubuh terasa lemas saat menjalankan puasa. Namun, hindari minum yang berlebihan. Minum terlalu banyak sekaligus dapat menyebabkan pengenceran darah dan hiponatremia di mana kadar natrium dalam darah mengalami penurunan. Maka dari itu, sangat penting untuk mengatur jumlah konsumsi air minum ketika berpuasa baik itu pada waktu sahur dan berbuka puasa.

Sumber gambar :www.kangenwaterpontianak.com

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY