Menangani dan Mengatasi Gejala Mata Juling pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gangguan mata juling pada anak seringkali tidak terdeteksi oleh orangtua sejak awal. Alhasil orangtua baru menyadari ketika anak sudah mulai beranjak remaja. Bagaimana cara menangani dan mengatasi gejala mata juling mata pada anak?

Mengapa Mata Anak Bisa Julung?

Mata juling atau nama lainnya biasa disebut dengan strabismus merupakan kondisi dimana otot mata pada anak yang langsung terhubung pada otak mengalami gerakan yang berbeda. Gerakan mata seharusnya bergerak pada arah yang sama.

Anak yang mengalami mata juling biasanya akan mengalami lemah mata atau fokus mata yang kurang ketika melihat sesuatu. Mata juling bisa jadi diakibatkan oleh adanya keturunan atau genetik. Anak yang terlahir secara prematur memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami mata juling.

Apa Saja Gejala Mata Juling pada Anak?

  1. Gerak mata tidak pada arah yang sama dalam satu waktu. Salah satu mata biasanya akan menyipit jika tersengat sinar matahari bahkan menabrak ketika berjalan lurus.
  2. Penderita mengalami pandangan ganda ketika melihat sesuatu.
  3. Anak sering menutup mata atau memutar kepala untuk melihat sesuatu.

Bagaimana Cara Menangani Mata Juling?

Seseorang yang mengalami mata juling jika tidak dirawat dengan baik, resiko otak untuk menangkap hal yang dilihat akan membuat mata tidak fokus, bahkan kehilangan penglihatan sebab mata kurang fokus dalam melihat.

Mata juling membuat kemampuan ruang tiga dimensi kurang bisa dilihat dalam jangka waktu yang lama atau panjang. Sehingga perlu ditangani dengan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Gunakanlah kaca mata untuk membuat mata juling bisa lebih fokus.
  2. Tutuplah mata sehingga mata menjadi kuat untuk bekerja dan fokus. Mata pun sengaja dirangsang untuk melihat dan tidak lemah. Mata terus digerakkan dalam arah yang sama.
  3. Operasi otot mata dapat dilakukan lebih dari satu kali untuk memperbaiki otot mata.
  4. Obat tets mata sangat baik digunakan agar pandangan mata tidak buram.
  5. Melatih diri untuk melakukan olahraga mata dengan kacamata sehingga tidak perlu dioperasi jika masih bisa sembuh.
  6. Pastikan untuk cepat mendeteksi kondisi juling pada anak sehingga bisa dilakukan pengobatan jika mengalami juling dalam tingkat yang lebih parah.

Kondisi mata juling pada anak jangan sampai diremehkan sehingga tidak terlambat ketika sudah parah. Kondisi juling mata pada anak jika tidak segera ditangani akan membuat kinerja otot mata semakin parah. Banyak kesempatan seorang anak yang mungkin akan terbuang ketika nanti sudah dewasa jika sudah terlanjur juling. Ada baiknya segera dikonsultasikan pada dokter. Demikian informasi mengenai mengatasi gejala mata pada anak. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here