Mencegah dan Mengobati Penyakit Jantung dengan Asam Lemak Esensial

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Di Indonesia penyakit jantung koroner saat ini menempati posisi pertama sebagai penyebab kematian. Tidak hanya di Indonesia, penyakit jantung koroner juga merupakan penyebab kematian tertinggi di Amerika. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan  penyakit jantung koroner menyebabkan 17 juta orang meninggal dunia per tahun. Sebuah angka yang sangat memprihatinkan.

Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan penyempitan pembuluh darah arteri jantung. Penyempitan disebabkan karena terjadi pengapuran pembuluh darah (aterosklerosis) maupun terjadi penimbunan lemak atau plak (plague) pada dinding pembuluh darah arteri. Faktor utama terjadinya penyakit jantung koroner adalah perubahan pola makan dan pola hidup (Life style). Konsumsi makanan tinggi lemak dan gula serta kurang makanan berserat dan mengandung asam lemak esensial menjadi faktor penyebab meningkatnya kadar kolesterol darah yang menjadi sebab penyempitan pembuluh darah.

Salah satu cara mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner adalah dengan menurunkan kadar kolesterol darah melalui pola nutrisi alami. Asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid/PUFA), terdiri dari Omega-3, 6 dan 9 telah lama dikenal sebagai nutrisi alami yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Omega-3 terdiri atas EPA (Eicosa Pentaenoic Acid) dan DHA (Docosa Hexaenoic Acid). PUFA merupakan asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan tubuh namun tubuh tidak bisa memproduksi sendiri. Harus dikonsumsi dari luar tubuh.

Dr. Mariani Leman, saat ditemui SehatFresh di Jakarta, menjelaskan,“Omega-3 memiliki “sejuta” manfaat seperti mencegah terbentuknya senyawa Tromboxan A2, yaitu senyawa yang dapat menyebabkan agregasi (pengendapan) sel darah trombosit yang mengakibatkan pengerasan atau penebalan pada pembuluh arteri. Sehingga omega-3 mencegah terjadinya serangan jantung dan stroke.”

Omega-3 juga dapat menurunkan kadar trigliserida, menormalkan tekanan darah, mencegah penyumbatan pembuluh darah. “Kandungan EPA dan DHA ternyata berperan pula sebagai nutrisi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pencegahan penyakit Alzheimer, dementia, dan kepikunan pada orang dewasa”, sambung dr. Mariani.

Omega-6 sendiri berperan mengurangi kekentalan darah. “Sedangan kandungan omega-9 memiliki kemampuan menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL darah,” jelas dr. Mariani.

Umumnya lemak essensial dapat kita jumpai pada bahan makanan sehari-hari seperti ikan salmon, almond, minyak jaitun dan alpukat. Akan tetapi apabila pengolahan bahan makanan tersebut  tidak tepat, bisa rusak kandungan asam lemak essensial tersebut. Maka dari itu untuk mencukupi kebutuhan akan asam lemak essensial tersebut, saat ini telah hadir produk nutrisi berisi asam lemak esensial omega-3 (DHA dan EPA), omega-6, omega-9 dan vitamin E, yang berkhasiat mencegah dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner, stroke dan sekaligus  menyehatkan otak dan meningkatkan daya tahan tubuh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here