Mencegah Gondongan pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak hanya orang dewasa anak-anak juga dapat terserang penyakit ini, gondongan yang menyerang anak-anak biasanya adalah menyerang anak usia 2-12 tahun, jarang sekali ditemukan kasus Gondongan terjadi pada anak dibawah 2 tahun. Gondongan adalah penyakit yang berasal dari virus Paramiksovirus RNA, ketika seseorang sudah terkena virus ini maka virus ini akan menginfeksi kelenjar Parotid. Bagian yang paling sering terkena Gondongan adalah bagian depan dan bawah telinga, gondongan sendiri bisa terjadi disatu sisi atau dua sisi leher sekaligus.

Gondongan ini sangat mudah menular, cara penularannya adalah bisa dengan bersin, batuk, dengan liur, penggunaan sendok dan gelas secara bersama-sama juga dapat menjadi sarana virus menulari banyak orang. Selain itu gondongan juga bisa menular melalui muntah, dan urin.

Penyakit yang tersebar diseluruh dunia ini dapat timbul secara endemik dan epidemik masa tunas atau masa inkubasi dari virus ini terjadi sekitar 12-24 hari dengan rata-rata 17-18 hari. Setelah 12-24 hari maka penderita akan mengalami gejala seperti: menggigil, sakit kepala, mengalami pembengkakan pada kelenjar ludah, nafsu makan berkurang, merasa tidak enak badan, mengalami demam ringan sampai sedang, demam terjadi selama 12-24 jam sebelum atau pada saat bengkak itu terjadi, pada bagian yang bengkak terasa nyeri, demam, lemah, letih, lesu dan merasakan nyeri pada saat mengunyah dan menelan makanan. Namun, jika seorang anak sudah pernah mengalami penyakit Gondongan maka ia akan mempunyai sistem kekebalan tubuh yang akan menjaga tubuhnya untuk tidak mengalami gondongan kembali.

Gondongan adalah penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya, beberapa obat yang diberikan biasanya hanya berguna untuk mengurangi rasa sakit atau gejala yang muncul. Selain menggunakan obat yang diberikan oleh dokter beberapa bahan alami yang bisa dijadikan obat untuk penyakit gondongan adalah daun tapak dara, kembang sepatu, daun simbar menjangan, belimbing wulu, jahe, rempah tropis, kunyit, dan bubuk margosa. Penggunaan balu untuk obat gondongan adalah tidak benar, bahan ini digunakan zaman dahulu mungkin hanya ingin membuat anak untuk tidak main keluar karena untuk penyambuhan penderita membutuhkan banyak istirahat untuk mengembali9kan kondisinya.

Penyakit ini meskipun dapat sembuh dengan sendirinya namun ada baiknya untuk mencegah karena jika terserang penyakit ini akan mengganggu rutinitas sehari-hari dan tentu saja juga akan membuat penampilan Anda menjadi tidak menarik

Untuk mencegah gondongan pada anak, Anda bisa menjalankan beberapa cara berikut:

  • Menghindari kontak dengan penderita gondongan. Gondongan merupakan penyakit yang sangat mudah menular, menghindari kontak dengan penderita dapat mencegah Anak untuk tertular gondongan
  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung iudiom. Makanan yang mengandung iodium juga dapat mencegah anak terserang penyakit Gondongan, makanan itu antara laian: ikan sarden, ikan salmon, ikan tuna, cumi cumi, kerang, lobster, rumput laut, garam beriodium, susu, bayam, dun pepaya, telur, apel, dan jeruk.
  • Berikan vaksinasi. gondongan dalam satu paket MMR (Mumps, Measles, Rubella). Pemberian vaksin ini biasanya dilakukan sejak bayi berumur 16 bulan.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY