Mencegah Gula Darah Rendah (Hipoglikemia) saat Puasa pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ibu hamil tentunya dalam menjalankan puasa akan sangat berbeda ketika tidak sedang hamil, diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah nan barokah dan juga tetap menjadikan kandungan yang sedang dijalani senantiasa sehat.

Persiapan lahir dan bathin perlu diperhatikan mengingat berpuasa mengharuskan Anda menahan lapar dan haus kurang lebih 14 jam dalam sehari. Selain itu, ada beberapa risiko gangguan kesehatan yang bisa terjadi saat menjalankan ibadah puasa, khususnya pada ibu hamil yang menderita diabetes. Para penderita diabetes dihadapkan pada perubahan jadwal maupun pola makan serta perubahan aktivitas yang dapat mengarah pada tidak terkendalinya kadar gular darah, seperti gula darah menjadi terlalu rendah. Kondisi ini disebut hipoglikemia.

Hipoglikemia adalah gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah kadar normal. Zat gula didapat dari makanan yang kita cerna dan serap. Molekul-molelul gula tersebut masuk ke dalam aliran darah untuk selanjutnya disalurkan ke seluruh sel-sel yang ada di jaringan tubuh. Namun sebagian besar sel-sel tubuh tidak bisa menyerap gula tanpa bantuan hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas. Dalam hal ini, insulin berperan sebagai pembuka pintu bagi masuknya zat gula ke dalam sel.

Bagi penderita diabetes yang hamil merupakan suatu keharusan menjaga kadar gula untuk menekan risiko akibat hipoglikemia. Hipoglikemia biasanya terjadi awal kehamilan dan semakin menguat jika tidak mengontrol metabolisme. Apabila situasi terus berlangsung, akan semakin berisiko pada akhir kehamilan.

Wanita hamil penderita diabetes dimonitor kadar gulanya tiap 8 kali sehari selama 3 hari dari usia kehamilan 8, 14, 21, 27, sampai 33 minggu. Peneliti juga melengkapi data dari riwayat kesehatan pasien seperti mual, muntah, batas hipoglikemia, serta bahaya dari hipoglikemia.

Berikut ini tips untuk mencegah munculnya gejala hipoglikemia dan tips agar gejala hipoglikemia yang muncul tidak memburuk.

Makan sesuai dengan aktivitas yang kita lakukan. Hal ini penting untuk menjaga ketersediaan gula yang dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih lagi untuk penderita diabetes yang akan melakukan olahraga, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat cukup dan menyesuaikan dosis insulin yang Anda pakai sesuai dengan anjuran dokter. Bagi mereka yang kerap mengalami gejala hipoglikemia di malam hari juga dianjurkan untuk mengonsumsi camilan yang mengandung karbohidrat sebelum tidur, seperti susu atau biskuit. Selain itu, simpan makanan bergula di dekat tempat tidur sebagai antisipasi jika gejala hypoglikemia mengganggu tidur Anda.

Kenali gejala-gejala hipoglikemia yang muncul. Pengetahuan kita mengenai hal ini dapat membantu menangani hipoglikemia secara cepat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY