Mencegah Kanker dengan Jamur Kuping

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Anda pastinya tidak asing dengan jamur kuping, yang sering dijadikan bahan dalam campuran sup ataupun tumisan. Jamur bertekstur kenyal dan rasanya renyah ini biasanya tumbuh sendiri di pohon tumbang ataupun tempat lembab. Tetapi, kini jamur kuping banyak dibudidayakan karena membawa banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya mencegah pertumbuhan sel kanker.

Jamur kuping memiliki kandungan senyawa yang disebut polisakarida, yang tak hanya baik untuk menghambat pertumbuhan tumor dan mencegah kanker, tetapi juga menetralisir efek samping dari kemoterapi dan radiasi. Kandungan melanin dalam jamur kuping dapat berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari efek buruk sinar ultraviolet yang dapat memicu kanker kulit.

Manfaat jamur kuping untuk mencegah kanker juga didukung oleh kandungan vitamin B2-nya. Disebut pula riboflavin, vitamin B2 merupakan nutrisi penting yang mendukung performa sistem daya tahan tubuh dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengatasi stres. Vitamin ini juga bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Timbunan radikal bebas dalam tubuh bisa berasal dari makanan dan polusi lingkungan. Semakin lama bila gaya hidup tidak segera diperbaiki, radikal bebas semakin menumpuk serta dapat memicu penuaan dini dan berbagai penyakit mematikan, salah satunya kanker.

Selain kandungan nutrisi yang baik untuk pencegahan kanker, jamur kuping juga mengandung serat, lemak, protein, lemak, serta vitamin dan mineral antara lain vitamin B6, folat, kalsium, kalium, dan natrium. Kandungan-kandungan tersebut membuat jamur kuping juga baik untuk menyerap racun dalam sistem pencernaan, menjaga kesehatan sel darah, membantu penyembuhan anemia, meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan kolestrol, meningkatkan kesehatan kulit, serta membantu mengendalikan berat badan.

Melihat begitu banyak manfaat yang bisa didapat, jamur kuping sangat baik untuk dijadikan bagian dari pola makan gizi seimbang. Namun, untuk mendapatkan manfaat sehatnya, jamur kuping harus diolah secara hati-hati. Jamur kuping yang baru dipetik dari tempat tumbuhnya kemungkinan mengandung zat beracun. Namun, zat beracun tersebut dapat hilang setelah jamur kuping dijemur di bawah sinar matahari. Selain itu, jamur kuping juga sebaiknya direndam dalam air hangat sebelum dimasak. Jamur direndam dalam beberapa kali perendaman hingga air rendamannya jernih. Barulah setelah itu, jamur kuping dapat diolah menjadi aneka hidangan lezat yang juga kaya manfaat sehat. Konsumsinya juga harus secara moderat, diimbangi pula asupan makanan sehat lainnya agar tubuh ternutrisi dengan baik. (RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY