Mencegah Kulit Kering saat Puasa pada Wanita

SehatFresh.com – Berpuasa pada dasarnya bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Namun, ketika berpuasa, tubuh rentan mengalami dehidrasi (kekurangan cairan). Dampak dari hal ini dapat terlihat langsung pada tampilan kulit. Dehidrasi membuat kulit tampak kering, kusam, bahkan gatal dan bersisik. Kondisi kulit kering juga dapat diperparah oleh perubahan pola tidur sehingga wajah terlihat lelah dan kurang bersemangat. Ini tentunya akan mengganggu penampilan. Tidak hanya itu, kulit kering merupakan cikal bakal timbulnya masalah kulit. Kondisi kulit yang kering seringkali menimbulkan rasa gatal dan kulit juga menjadi kasar dan bersisik. Namun, jangan khawatir karena banyak cara yang dapat mencegahnya.

Untuk mencegah kering saat berpuasa, maka Anda perlu menjaga kesehatan kulit dari dalam dan luar, dengan cara berikut ini:

  • Cukupi kebutuhan cairan. Meski sedang puasa, asupan cairan tubuh harus dipenuhi setiap hari. Selama berpuasa, Anda dapat mengatur konsumsi air putih dengan minum dua gelas air putih di waktu berbuka puasa, empat gelas saat makan malam hingga menjelang tidur, dan dua gelas di waktu sahur. Makanan berkuah seperti sup juga dapat menambah asupan cairan tubuh. Namun, sebaiknya hindari minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi. Kafein menyerap kandungan mineral tubuh dan merangsang dorongan buang air kecil berlebih.
  • Mengonsumsi makanan yang bervariasi. Kulit kering saat puasa juga bisa menandakan kurangnya asupan vitamin dan mineral. Oleh karenanya, menu buka puasa dan sahur haruslah makanan bernutrisi. Pastikan buah dan sayur ada di dalamnya. Secara khusus, buah dan sayur yang mengandung vitamin A dan C seperti jeruk, mangga, wortel, brokoli, bayam atau kiwi sangat baik untuk menjaga kelembaban kulit. Asupan vitamin E juga tidak kalah pentingnya agar kulit tetap sehat. Selain melembabkan, vitamin E juga dapat menyegarkan dan mengencangkan kulit. Biji-bijian dan kacang-kacangan merupakan bahan makanan yang kaya vitamin E.
  • Gunakan pelembab. Setelah perawatan dari dalam, lakukan juga perawatan dari luar dengan rajin menggunakan pelembab atau lotion. Pelembab paling baik dioleskan saat wajah dalam keadaan bersih. Namun, jika wajah sudah terasa kencang, berarti kulit mulai kehilangan kelembabannya. Tidak hanya itu, paparan air pada kulit juga membuat kelembabannya menurun. Oleh karenanya, penting untuk mengoleskan kembali pelembab atau lotion setelah wudhu atau saat kulit terasa kencang. Gunakan juga lip balm agar terhindar dari masalah bibir kering dan pecah-pecah.
  • Jangan mencuci muka berlebihan. Sabun memang dapat membuang kotoran yang menempel pada kulit, tapi juga mengikis lapisan lemak dan minyak kulit. Oleh karenanya, penggunaan sabun cuci muka berlebihan dapat membuat kulit semakin kering. Anda juga sebaiknya tidak membasuh wajah secara berlebihan ketika sedang berpuasa. Meskipun hanya menggunakan air, hal itu sudah dapat membuat kulit semakin kering. Hindari juga pemakaian make-up tebal karena kulit hanya akan semakin kering dan mudah iritasi.
  • Hindari terlalu lama di ruangan ber-AC. Udara sejuk yang dihasilkan AC dapat membuat kulit menjadi kering. Jika pekerjaan mengharsukan Anda di ruang ber-AC seharian, sebaiknya biarkan kulit terpapar udara alami dengan sesekali berjalan-jalan keluar ruangan dan jangan lupa juga untuk rajin menggunakan pelembab.
  • Gunakan tabir surya. Selain pelembab, penggunaan tabir surya juga penting terutama ketika beraktivitas di luar ruangan agar terhindari dari efek buruk sinar UV yang dapat merusak kulit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY