Mencegah Penyakit Balanitis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Balanitis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan adanya peradangan pada ujung penis (glans). Kulup (tutup longgar kulit yang menutupi kepala penis) juga sering terpengaruh . Balanitis dapat menyerang pada semua pria semua usia terutama mereka yang tidak disunat.

Beberapa penyebab terjadinya balanitis adalah adanya infeksi akibat infeksi jamur (candidiasis), kuman (bakteri) infeksi, infeksi menular seksual, iritasi kulit dan kondisi kulit tertentu. Gejalanya anntara lain adanya ruam pada bagian kulup. Sementara itu, untuk mengatasi penyakit balanitis biasanya dengan menggunakan antibiotik.

Penyakit balanitis sering terjadi pada mereka yang belum disunat. Penyebab terjadinya balanitis ialah karena terjadinya infeksi. Masalah kebersihan pada bagian kulup disebut sebut dapat memicu terjadinya infeksi pada penyakit balanitis. Bagian kulup yang kurang bersih kerap disebut menjadi sarang bagi berkembangnya mikroorganisme sehingga terjadi infeksi.

Balanitis adalah kondisi umum yang lebih sering terjadi pada pria yang belum disunat. Anda dapat mencegah risiko terkena balanitis dengan mengurangi faktor risiko dan menjaga kebersihan diri dengan baik.

Balanitis sering terjadi karena disebabkan oleh kebersihan yang buruk pada pria yang tidak disunat. Penyebab lainnya yaitu:

  • Bakteri atau infeksi jamur
  • Infeksi saluran kemih
  • Alergi
  • Kebersihan yang buruk
  • Cedera atau trauma
  • Penyakit menular seksual
  • Hubungan seksual
  • Kulit penis yang ketat dapat menjebak urine, bakteri, dan mikroorganisme lain, yang dapat menyebabkan balanitis

Mencegah terjadinya balantis dapat dilakukan denganĀ  menghindari iritasi potensial dan infeksi, serta menjaga penis tetap bersih. Agar kulit pada kulup tidak mengalami iritasiĀ  kita bisa menghindarkan kulup dari sabun dan mandi busa, krim, kondom lateks dan pelumas.

Sementara itu untuk menjaga agar kulup tetap bersih, pemastikan bahwa kulup banar-benar bersih setelah buang air kecil, berhati-hati mencuci kepala penis dengan air setiap hari, membersihkan bagian bawah kulup dengan lembut, serta mengeringkan penis setelah mandi.

Pengobatan yang dilakukan tergantung pada usia, penyebab, dan apakah seseorang aktif secara seksual dan apakah telah disunat. Pengobatan dapat dilakukan dengan menarik ke belakang kulit ujung penis dan merendam daerah yang sakit ke dalam air hangat. Kasus yang ringan juga membutuhkan krim antibiotik untuk daerah yang terkena balanitis. Pria dengan kasus yang lebih berat atau diabetes dapat mengonsumsi antibiotik. Terkadang krim kortikosteroid diberikan untuk mengurangi pembengkakan. Pembedahan jarang dilakukan.

Waktu pemulihan tergantung pada penyebab dan gejala yang muncul pada pasien. Dalam kasus sederhana, gejala dapat pulih atau bahkan hilang dalam waktu 5 sampai 10 hari. Dalam kasus yang kompleks, pemulihan penuh mungkin memakan waktu lebih lama.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY