Mencegah Skoliosis pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Skoliosis adalah kondisi dimana tulang belakang membungkuk ke satu sisi, baik kanan atau kiri. Kelengkungan yang terjadi dapat ringan atau berat. Penyakit ini biasa mempengaruhi dada atau punggung bawah. Kasus Skiliosis pada remaja tampaknya telah meningkat akhir-akhir ini. Banyak penderita skiliosis tidak memerlukan pengobatan, mayoritas dari mereka kembali normal setelah dewasa. Usia yang umumnya terkena penyakit ini adalah selama percepatan pertumbuhan yang terjadi sebelum pubertas. Wanita memiliki peluang lebih tinggi dibandingkan dengan pria.

Seringkali penderita skoliosis tidak menyadari bahwa dirinya mengalami kelainan tersebut dan baru menyadari ketika derajat kemiringannya semakin besar.

Gejala yang umumnya terjadi pada remaja adalah bahu tidak mempunyai tinggi yang sama, kepala dari remaja tidak terpusat tetapi miring, salah satu tulang terlihat lebih jelas daripada yang lain, pakaian tidak sesuai dengan benar, sering bersandar pada satu sisi, salah satu pinggul mungkin terlihat lebih menonjol dari yang lain.

Meskipun penyakit skolios ini diduga karena diturunkan dalam beberapa keluarga (faktor genetic), sebagian besar kasus muncul karena alasan yang tidak diketahui.

Begitu penderita Skiliosis mencapai sudut lengkung tulang belakang mencapai 500 atau lebih, semakin besar resikonya untuk semakin memburuk.

Penanganan dini sejak kecil atau remaja merupakan jalan yang terbaik. Meskipun dipengaruhi oleh faktor genetik, ada cara alami untuk menghindari penyakit tulang bengkok atau penyakit skoliosis ini, antara lain:

  • Hindari pemberian beban pada satu sisi tubuh. Ini dapat dilakukan dengan menghindari kegiatan yang membutuhkan pekerjaan yang terlalu keras hanya pada satu sisi tubuh. jenis umum dari skoliosis, disebut dengan skoliosis idiopatik, sebagian besar disebabkan oleh ketidakseimbangan otot. Karena itu, hindarilah membawa tas, kantung belanja atau apapun yang terlalu berat pada salah satu bagian tubuh saja.
  • Latihan otot punggung. Memiliki otot punggung yang kuat dan stabil sama saja dengan mencegah terjadinya penyakit Skoliosis, karena otot punggung yang mendukung tulang belakang akan menjaganya dalam kondisi kurva yang tepat. Beberapa latihan kekuatan direkomendasikan yaitu pada latihan kekuatan pada punggung, kaki dan juga kekuatan otot lengan.
  • Mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang tepat. Kalsium memberikan kontribusi penting untuk menjaga kesehatan tulang. Jadi makan makanan seperti oatmeal, kacang kedelai (lebih baik direbus tanpa garam), almond, dan bahkan sarden akan menjaga tulang tetap kuat dan stabil, sehingga penyakit Skoliosis atau penyakit tulang bengkok pun dapat dihindari.
  • Nutrisi. Tubuh kita bekerja setiap hari dan melakukan aktivitas, tentunya tubuh memerlukan energi. Nutrisi terdengar sepele dan sering dilupakan, namun hal ini sangat penting karena tubuh tentunya membutuhkan nutrisi yang cukup untuk bisa bekerja dengan optimal, terutama pada anak-anak dalam masa pertumbuhan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY