Mencermati Ciri-ciri Remaja Pakai Narkoba

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Maraknya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Seperti kita tahu bahwa narkoba bisa membuat kecanduan dan lama-kelamaan bisa menyebabkan penyakit mematikan. Bahkan media telah banyak memberitakan korban remaja yang meninggal dunia akibat narkoba. Untuk itu, para orangtua sebisa mungkin harus menghindarkan anaknya dari barang haram tersebut. Meskipun orangtua merasa sudah cukup memberikan perhatian dan teladan yang baik, hal itu bukan jaminan. Pengaruh teman sebaya biasanya lebih kuat dan dapat mengalahkan nilai dan norma yang diajarkan orangtua.

Mengingat arus pergaluan bebas saat ini sulit dihindari, awal anak memakai narkoba bisa saja karena dipaksa atau bahkan dijebak teman dan seiring waktu menjadi ketagihan. Untuk itu, orangtua pun harus sigap mengenali ciri-ciri pemakai narkoba dalam diri anak. Menyadari ciri-ciri penggunaan narkoba pada anak sangat penting guna menyelamatkan masa depannya. Menurut para ahli kesehatan, ketika anak telah menjadi pemakai narkoba, ada sejumlah ciri fisik dan mental yang bisa dikenali, antara lain:

  • Mata merah. Ciri ini kerap kali dijumpai pada hampir semua pemakai narkoba terlepas dari jenis narkoba yang digunakannya.
  • Mengeluh sakit. Tubuh remaja yang menggunakan narkoba biasanya terlihat kurang “segar” dan mungkin sering mengeluh pusing, sakit kepala, serta batuk dan pilek tak sembuh-sembuh.
  • Menjadi sangat pemalas. Remaja yang menggunakan narkoba biasanya malas merawat diri, malas belajar, dan terkadang menutup diri dari interaksi sosial. Mereka cenderung senang lama-lama di kamar dan tidak menginzinkan siapa pun memasuki kamarnya.
  • Mudah tersinggung. Dari segi mental, remaja yang memakai narkoba biasaya menjadi lebih sensitif. Keselahan kecil saja sudah bisa membuatnya tersinggung dan marah karena dianggap mengganggu kepentingannya. Jika dimarahi, amarahnya menjadi-jadi dan bahkan berani melakukan kekerasan.
  • Prestasi akademik menurun. Narkoba merusak remaja secara fisik dan mental. Seiring waktu, ini akan berdampak sekali pada prestasi akademik anak di sekolah. Jika anak mulai menunjukkan kurangnya minat terhadap sekolah, orangtua perlu segera menelusuri penyebabnya.

Hati setiap orangtua pasti hancur ketika mengetahui anaknya memakai narkoba. Jika mendapati anak memakai narkoba, yang bisa dilakukan oleh para orangtua adalah berkonsultasi ke para profesional seperti dokter, konselor dan praktisi narkoba. Para profesional dapat memberikan rujukan ke tempat rehabilitasi terbaik serta memberikan saran bagaimana memantau pergaulan anak setelah selesai rehabilitasi sehingga penyalahgunaan narkoba oleh anak tidak sampai terjadi lagi di kemudian hari. (RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY