Mengatasi Anak Kekurangan Vitamin D

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masa pertumbuhan anak sangat membutuhkan asupan gizi yang cukup dan tepat, selain gizi, vitamin dan mineral dibutuhkan oleh anak dalam proses pertumbuhannya. Ada anak yang bisa kelebihan gizi namun ada juga anak yang bisa kekurangan gizi. Kedua hal tersebut tentunya memiliki resiko dan dampak masing-masing, pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai kekurangan vitamin khusunya vitamin D dan bagaimana mencegah anak kekurangan Vitamin D.

Vitamin D termasuk vitamin yang paling mudah didapatkan dan paling murah bahkan kita bisa mendapatkannya secara gratis. Karena sumber Vitamin D salah satunya adalah sinar matahari pagi. Peran Vitamin D sangat penting pada anak di usia pertumbuhan, tercukupi atau tidaknya kebutuhan Vitamin D pada masa anak-anak, akan berpengaruh pada masa depan anak tersebut. Masalah pada tulang yang terjadi pada lansia banyak dipengaruhi oleh pembentukan dan pertumbuhannya pada masa anak sampai dewasa.

Dengan sumber vitamin yang sangat mudah didapatkan namun masih saja ada anak yang kekurangan Vitamin D tentuna menjdai pertanyaan kenapa bisa terjadi hal demikian, dikutip dari Health Me Up terdapat beberapa hal yang menyebabkan anak kekurangan vitamin D serta cara mencegahnya, berikut adalah penjelasnannya :

  1. Anak-anak yang jarang di bawa keluar dan diberikan sinar matahari langsung atau biasanya mereka dilindungi dari sinar matahari langsung seperti penggunaan topi, pakaian yang sangat tertutup, sarung tangan serta lainnya. Hal ini menyebabkan tubuh tidak mampu untuk menyerap vitamin D yang secara alami akan didapatkan dari sinar matahari saat anak berada di luar ruangan Selain karena penggunaan pakaian, seseorang juga bisa mengalami keadaan kekurang vitamin D karena penggunaan tabir surya yang berlebihan.
  2. Seseorang tidak mendapatkan asupan vitamin D yang cukup dari sinar matahari karena tidak memiliki cukup waktu untuk berjemur yang disebabkan aktivitas di dalam ruangan.
  3. Kondisi anak yang mengalami obesitas juga cenderung mengalami kekurangan Vitamin D. Hal tersebut terjadi karenavitamin D yang berada dalam darah dikeluarkan dengan paksa oleh sel lemak yang berada dalam darah juga.
  4. Melamin akan menurunkan kemampuan kulit untuk memproduksi vitmain D. Kandungan melamin pada anak-anak yang memiliki kulit lebih gelap biasana lebih banyak, sehingga mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk berjemur di bawah sinar matahari.

Setelah Anda mengetahui penyebab kemungkinan anak kekurangan Vitamin D, besrikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan anak kekurangan Vitamin D :

  1. Sebaiknya anak diberikan paparan sinar matahari langsung khususnya matahari pagi secara rutin setiap dua atau tiga hari selama sepekan. Hal tersebut guna mendapatkan asupan vitamin D secara maksimal.
  2. Jika Anak tidak bisa memperoleh sinar matahari atau terkena sinar matahari langsung, Anda bisa memberikan vitamin D dari bahan makanan seperti telur, ikan salmon, ikan sarden, produk susu dan sereal sarapan.
  3. Jika kedua hal diatas tidak bisa Anda dapatkan atau berikan pada anak. Alernatif lainnya Anda bisa memanfaatkan suplemen sebagai sumber vitamin D. Namun perlu diperhatikan untuk jangka panjangnya, sebaiknya Anda berusaha agar anak mendapatkan asupan vitamin D dari sinar matahari pagi atau bahan makanan.
  4. Gunakanlah tabir surya atau pelindung dari sinar matahari secukupnya. Terlebih jika anak Anda tidak akan menghabiskan waktu terlalu lama di bawah sinar matahari.
  5. Jika anak mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, usahakanlah agar berat badan anak bisa turun. Selain untuk menjaga penampilan dan mencegah berbagai penyakit mematikan, hal ini juga akan mebantu anak untuk menyerap vitamin D dengan lebih baik.

Sebaiknya Anda melakukan pemeriksakan berkala untuk mengetahui kadar vitamin D di dalam tubuh anak kepada ahli medis dan jika anak Anda mengalami kekurangan nutrisi tersebut, berkonsultasilah unuk mendapatkan solusi penanganannya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY