Mengatasi Berat Badan tidak Terkontrol pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak wanita yang mengeluh berat badannya meningkat setelah Ramadhan. Mengapa? Pada dasarnya, pola makan teratur selama Ramadhan membuat tubuh dan pikiran lebih sehat. Setelah Ramadhan berakhir, Anda seharusnya sudah dapat mendisiplinkan diri dalam hal pengaturan pola makan. Sayangnya, ketika hari raya Idul Fitri, pola makan sehat saat puasa berubah begitu saja. Maka tidak mengherankan bila berat badan langsung naik setelah lebaran. Bahkan, berat badan bisa meningkat drastis melebihi berat badan sebelum puasa hanya dalam waktu beberapa hari pasca hari raya.

Lebaran atau hari raya Idul Fitri memang merupakan momen istimewa untuk kumpul keluarga, maka tak ketinggalan aneka hidangan pun turut disajikan. Akan tetapi, hidangan-hidangan khas hari raya cenderung tinggi lemak dan gula, seperti opor ayam dan kue nastar. Hidangan semacam itu pasti tersedia di rumah Anda. Belum lagi, ketika silaturahmi ke rumah saudara, Anda biasanya dipersilahkan untuk mencicipi kue-kue dan makan besar bersama. Anda tentu merasa tidak enak bila menolaknya. Tapi, coba perhitungkan berapa jumlah kalori yang masuk pada hari itu?

Normalnya, asupan kalori hanya berkisar 1500-2000 kalori dalam satu hari. Namun, hidangan-hidangan khas hari raya bila dikombinasikan menyumbang jumlah kalori yang jauh lebih banyak dari itu, mungkin melebihi 3000 kalori. Menghindari makanan seperti opor ayam, semur daging, dan kue-kue khas hari raya tentu sangatlah sulit dilakukan. Untuk itu, Anda perlu menyiasatinya agar tidak sampai mengalami kenaikan berat badan yang tak terkendali. Bagaimana caranya?

  • Mengonsumsi buah dan sayur

Usahakan konsumsi makanan manis dan lemak tidak sampai berlebihan. Kedua jenis makanan tersebut memang membuat ketagihan. Sertakan menu sayuran di setiap waktu makan Anda agar asupan nutrisi tetap seimbang. Ketika ada keinginan makan camilan, sebaiknya ganti sisa-sisa kue lebaran dengan potongan buah segar yang kaya vitamin, mineral dan serat yang baik untuk menutrisi tubuh dan mencegah makan berlebihan. Buah dan sayuran juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus. Serat dalam buah dan sayur akan lambat dicerna sehingga membuat Anda kenyang lebih lama. Anda juga bisa menjadikan kacang-kacangan sebagai camilan. Kandungan proteinnya yang tinggi juga membuat Anda tidak cepat lapar. Kalau hanya menuruti nafsu semata, kelebihan kalori akan menjadi timbunan lemak. Bagi yang mudah lapar, keinginan ngemil sebaiknya dikontrol sebelum terlambat.

  • Perbanyak minum air putih

Batasi konsumsi minuman manis seperti sirup botolan yang sering ditemukan ketika hari raya. Perbanyaklah minum air putih, Butuh bahan baku untuk membakar lemak, dan salah satu yang penting adalah air. Air dan enzim lipase (enzim penghancur lemak) akan bekerja sama mengubah lemak menjadi energi. Bila tubuh kekurangan cairan, mekanisme ini tidak akan berjalan optimal. Minum air lebih banyak sebelum makan juga dapat mencegah makan besar berlebihan.

  • Olahraga

Pengaturan pola makan juga perlu diimbangi dengan porsi aktivitas fisik yang cukup. Olahraga sangat penting untuk memaksimalkan pembakaran kalori. Cukup lakukan olahraga yang mudah saja tapi konsisten, seperti jalan kaki. Dengan berjalan kaki, setidaknya kalori dalam tubuh akan terbakar sehingga tidak tertimbun menjadi lemak. Dan bila dilakukan secara rutin, hasilnya pasti bisa lebih cepat Anda rasakan. Tak hanya membantu menjaga berat badan tetap ideal, kondisi fisik setelah hari raya juga akan tetap prima dengan berolahraga.

Bagaimana? Sebetulnya tidak sulit bukan mengatasi berat badan tak terkontrol pasca Ramadhan?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY