Mengatasi Bibir Pecah-pecah

SehatFresh.com – Bibir merupakan bagian wajah yang paling sering diperlihatkan. Bibir lembut dan merah merona adalah impian banyak wanita. Setiap orang pasti pernah mengalami keluhan pada bibirnya, termasuk keluhan saat bibir kering dan pecah-pecah. Kondisi seperti ini tentunya dapat membuat kenyamanan seseorang menjadi terganggu, disamping itu juga bibir kering dan pecah-pecah mampu mengurangi estetika kecantikan tubuh sehingga membuat seseorang manjadi kurang percaya diri. Mengetahui cara ampuh mengatasi bibir kering dan pecah-pecah akan sangat membantu Anda dalam mencari solusinya.

Satu hal yang terkadang menjadi kebiasaan adalah kita seringkali menjilati bibir sendiri apabila bibir terasa kering. Padahal, kebiasaan ini tidak dianjurkan karena semakin sering air liur membasahi bibir, ternyata akan semakin memperburuk pecahan pada bibir.

Beberapa gejala yang bisa dialami adalah bibir terasa kering bahkan sampai mengelupas, muncul sisik pada bibir, terdapat luka, bengkak, dan  jika sudah parah akan mengalami pendarahan.

Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah

Untuk menghilangkan bibir pecah-pecah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Di antaranya:

  • Kurangi kebiasaan menjilat bibir

Meski kadang bermaksud untuk membasahi bibir yang mengalami kekeringan, ternyata menjilati bibir justru memperburuknya. Cepatnya air liur menguap menyebabkan bibir mengalami kondisi lebih kering daripada sebelum dijilat. Jika menjilati bibir disebabkan pemakaian lips balm yang mengandung rasa, maka pemakaiannya sebaiknya dihindari.

  • Gunakan pelindung bibir

Memakai lips balm bertabir surya saat cuaca kering dan dingin membuat bibir mendapat perlindungan optimal dari pengaruh cuaca. Semakin sering beraktivitas di luar ruangan, semakin sering pula kebutuhan menggunakan pelindung bibir.

  • Hindari pemicu alergi

Sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan bahan-bahan yang bisa memicu alergi. Sebagian orang rentan alergi terhadap produk parfum, pewarna, kosmetik, atau produk perawatan kulit.

  • Jaga tingkat hidrasi

Untuk menjaga kelembapan pada bibir, minumlah air putih yang banyak agar tubuh termasuk bibir tetap terhidrasi. Jika perlu, pasanglah pelembap udara di ruangan agar kelembapannya tetap terjaga.

  • Bernapas melalui hidung

Beberapa orang mungkin lebih suka bernapas memakai mulut daripada hidung mereka. Kebiasaan bernapas dengan mulut ini sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk kondisi bibir pecah-pecah.

  • Batasi makanan pedas dan asam

Beberapa makanan yang memiliki rasa pedas dan asam berlebih sebaiknya dikurangi karena bisa menimbulkan iritasi pada bibir. Jika sudah mengalami bibir pecah-pecah, tidak mengonsumsi makanan pedas dan asam akan membantu mempercepat proses penyembuhan.

  • Hindari pemakaian obat-obatan tertentu

Beberapa obat mungkin menimbulkan efek samping berupa bibir pecah-pecah. Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati depresi, cemas berlebih, alergi, rasa nyeri, jerawat, dan masalah penapasan bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui dengan pasti hal tersebut. Jika sangat mengganggu, Anda bisa mempertimbangkan alternatif obat lain.

Meski bibir pecah-pecah dapat sembuh dengan sendirinya, namun pada beberapa orang hal tersebut bisa berubah menjadi kian parah. Jika sudah parah, maka bibir pecah-pecah bisa berubah menjadi cheilitis atau peradangan pada bagian permukaan bibir. Tanda spesifik dari cheilitis adalah munculnya pecah-pecah di sudut bibir dan bisa disertai oleh infeksi. Jika bibir pecah-pecah sudah menjadi cheilitis atau peradangan di bibir dan susah disembuhkan, periksakan diri ke dokter.

Sumber gambar : www.blogdokter.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY