Mengatasi Keterlambatan Masa Puber

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masa remaja merupakan masa yang perlu untuk mendapatkan perhatian khusus. Pada bahasan sebelumnya, kita telah mengenal tentang dampak dari masa puber yang terlalu dini. Kali ini kita akan membahas masalah remaja yang lain yaitu tentang keterlambatan masa puber dan bagaimana cara mengatasinya.

Ternyata jika kita mempelajari lebih banyak tentang remaja, banyak sekali kemungkinan kelainan atau masalah yang bisa dihadapi terkait dengan pertumbuhan fisiknya. Salah satunya yakni adanya keterlambatan dalam masa puber. Sudah kita ketahui bahwa rata-rata masa pubertas yaitu dapat terjadi pada usia anak antara usia 10-14 tahun. Apabila anak mengalami belum terlihat tanda-tanda pubertas setelah melewati usia tersebut, sudah dapat dipastikan bahwa anak tersebut mengalami keterlambatan dalam masa pubertas.

Keterlambatan dalam masa pubertas dapat disebabkan karena banyak faktor, diantaranya karena kondisi Constitutional Growth Delay (CGD) yakni penundaan pertumbuhan tulang sementara.  Hal ini bisa menyebabkan seorang anak mengalami keterlambtan dalam mencapai masa puber jika dibandingkan dengan teman-temannya. Selain CGD, kondisi fisik anak yang kurang baik juga dapat menyebabkan keterlambatan masa puber. Anak yang kekurangan gizi, mengalami penyakit kronis, dan karena ada efek samping obat, memiliki resiko tinggi dalam mencapai perkembangan fisik. Selain itu ada juga karena kelainan hormon di dalam tubuh anak dan gangguan kromosom yang terjadi sejak lahir.

Setelah kita mengetahui tanda-tanda anak yang mengalami keterlambatan dalam mencapai masa pubertas, kita seharusnya bisa mengkonsultasikannya ke dokter. Hal ini dilaukan agar anak dapat mendapatkan kesempatan mencapai masa puber dengan normal seperti teman-temannya yang lain.

Apabila dokter sudah memastikan bahwa terjadi keterlambatan masa pubertas. Berikut ini adalah cara-cara mengatasi kondisi keterlambatan pada masa puber yang disarankan oleh dokter.

  • Terapi Hormon Pertumbuhan

Apabila diketahui bahwa penyebab keterlambatan masa pubertas karena ada kelainan hormon, terapi hormon pertumbuhan dapat digunakan untuk mengatasinya. Karena hormon pertumbuhan atau biasa disebut dengan growth hormone (GH) adalah hormon yang mengatur pertumbuhan dalam tubuh. Hormon pertumbuhan dikontrol oleh kelenjar pituitari. Beberapa anak mengalami kondisi hanya bisa melepaskan sedikit hormon pertumbuhan.

Dengan adanya tambahan hormon GH bisa mensuplai senyawa kimia untuk membuat tubuh anak dapat mencapai pertumbuhan badan dewasa seperti yang diharapkan. Namun, terapi hormon pertumbuhan ini khusus hanya diberikan pada seseorang atau anak yang benar-benar mengalami kondisi defisiensi hormon pertumbuhan. Karena terpai ini juga harus memakan biaya sekitar 400 juta.

  • Terapi Hormon Seks

Terapi ini juga jarang digunakan oleh dokter, namun bisa direkomendasikan untuk mengatasi keterlambatan masa pubertas. Terapi hormon seks dapat digunakan apabila anak sudah menunjukkan tanda-tanda pubertas, tetapi belum menunjukkan adanya pertumbuhan yang optimal. Terapi hormon seks hanya sebagai media untuk mendorong agar anak memulai masa puber.

Pemberian hormon seks pada anak laki-laki yaitu mendapat suntikan hormon testosteron, sedangkan pada anak perempuan dapat dengan mengonsumsi tablet estrogen dan progesteron. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan pertumbuhan anak, pengobatan akan dihentikan apabila anak telah mulai bertumbuh dan memulai proses pubertas secara alami. (SPT)

1 KOMENTAR

  1. Dok aku kok belum puber sih padahal umurku udah 16 tahun penis juga kayak masih sd jakun belum tumbuh bulu halus juga belum tumbuh dan suara pun belum berat?? Ada apa dokter?? Dan cara mempercepatnya gimana dok??

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here