Mengatasi Mabuk Perjalanan saat Mudik pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tak terasa, lebaran sebentar lagi tiba. Bagi yang bekerja dan tinggal jauh dari kampung halaman, tentunya Anda sudah mempersiapkan diri dan keluarga untuk mudik agar bisa berkumpul bersama keluarga besar di hari raya. Bila mudik bersama buah hati tercinta, ada persiapan tambahan lain, yaitu antisipasi bila anak mabuk perjalanan.

Mabuk perjalanan bukanlah suatu penyakit, melainkan reaksi tubuh yang salah dalam merespon gerak. Mabuk perjalanan atau motion sickness disebabkan oleh ketidaksesuaian antara apa yang mata lihat dan bagaimana tubuh dalam menginterpretasikan gerak kendaraan. Hal ini terjadi ketika otak menerima informasi yang bertentangan dari telinga bagian dalam, mata dan saraf pada ekstremitas (anggota gerak). Setiap jenis transportasi (darat, laut, ataupun udara) dapat menyebabkan mabuk perjalanan.

Mabuk perjalanan cukup sering dialami oleh anak usia 2-12 tahun. Anak yang mengalami mabuk perjalanan biasanya menjadi rewel karena akibat mual, pusing dan bahkan muntah-muntah. Kondisi ini pastinya membuat mereka tidak nyaman, apalagi bila Anda juga terjebak macet berkepanjangan. Bahkan, pada tingkat yang lebih berat, mabuk perjalanan dapat menimbulkan efek trauma pada anak sehingga membuatnya enggan bepergian jauh.

Agar perjalanan mudik tetap nyaman dan lancar, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu mengatasi mabuk perjalanan saat mudik pada anak:

  • Pilih posisi duduk yang tepat. Mabuk perjalanan dapat dicegah dengan duduk di posisi depan dan yang paling penting adalah menjaga penglihatan tetap pada posisi datar atau sejajar. Jika akan mudik menggunakan pesawat, upayakan untuk memilih tempat duduk anak di bagian depan atau pada bagian sayap pesawat. Sedangkan bila menggunakan kapal laut, upayakan untuk memilih tempat duduk di dek atas. Goncangan di posisi tersebut biasanya tidak terlalu hebat dibandingkan tempat duduk lainnya.
  • Cukup istirahat. Daya tahan tubuh yang baik sangat penting dalam menunjang kelancaran bepergian, dan kurang istirahat dapat meningkatkan kemungkinan anak mabuk perjalanan. Oleh karenanya, agar tubuh anak dalam kondisi fit, pastikan anak mendapatkan tidur malam yang cukup sebelum perjalanan mudik dimulai.
  • Perhatikan asupan makanan dan cairan. Asupan makanan sebelum mudik juga perlu diperhatikan. Hindari makanan asam, pedas, dan berlemak. Lebih baik perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran saja. Jangan sampai pula anak makan hingga terlalu kenyang. Pastikan juga kebutuhan cairan anak terpenuhi agar tidak mengalami dehidrasi. Dehidrasi dapat memicu pusing dan mual sehingga dapat meningkatkan risiko mabuk perjalanan.
  • Kurangi input sensorik. Membaca buku atau asyik main gadget di tengah goncangan dari laju kendaraan mengakibatkan pandangan mata tidak terpaku pada satu titik. Ini mengakibatkan terlalu banyak sensasi yang dikirimkan ke otak sehingga semakin besar kemungkinan anak mengalami mabuk perjalanan. Anak juga sebaiknya diarahkan untuk tidak melihat benda-benda yang bergerak secara cepat di dekatnya, seperti laju mobil dari arah berlawanan. Refleks mata yang mengikuti benda bergerak cepat seperti itu dapat memicu rasa mual. Bila mudik dengan mobil pribadi, upayakan agar kendaraan melaju dalam kecepatan yang stabil.
  • Obat anti-mabuk. Obat anti-mabuk memang dapat menjadi pilihan untuk mencegah mabuk perjalanan. Akan tetapi, penting untuk membaca label dengan hati-hati dan gunakan sesuai aturan pakai. Alangkah baiknya, bila anak diketahui sering mabuk perjalanan, berkonsultasilah dengan dokter anak untuk mendapatkan resep obat yang lebih tepat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY