Mengatasi Vagina Kering pada Lansia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mengatasi vagina kering adalah bagaimana mempertahankan produksi hormon estrogen tetap stabil dalam tubuh. Hormon ini bertanggung jawab terhadap kesehatan organ intim wanita. Saat sedang terangsang darah akan mengalir lebih banyak ke area organ panggul wanita yang menyebabkan lebih banyak cairan pelumas vagina yang terbentuk.

Sayangnya, perubahan-perubahan hormonal biasanya berhubungan dengan siklus menstruasi, penuaan, menopause, melahirkan dan menyusui bayi dapat mempengaruhi jumlah dan konsistensi kelembaban vagina. Mengembalikan gairah hubungan seks pada pasangan lansia sendiri mempunyai banyak manfaat, namun lansia yang mengalami kekeringan vagina atau kurang cairan pelumas akan merasa kesakitan saat berhubungan seks dan lambat laun akan menurunkan minatnya terhadap seks, maka dari itu berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi vagina yang kering pada lansia:

  • Konsumsi Kedelai. Kedelai kaya akan kandungan isoflavon yang bekerja seperti hormon estrogen, tetapi lebih jinak. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kedelai diduga dapat memperbaiki gejala vagina kering, hingga kini penelitian tentang hal ini pun masih dikembangkan.
  • Asupan probiotik secara rutin. Probiotik sering disebut sebagai bakteri yang baik atau sehat, yang membantu menjaga keseimbangan pH di dalam rongga vagina. Lactobacilli, hadir dalam produk susu, yang dikelompokkan dalam probiotik. Penelitian menunjukkan bahwa asupan rutin makanan kaya probiotik bisa membantu melawan infeksi vagina saat pra-menopause dan pasca-menopause dan ini cara untuk menjaga daerah vagina terlumasi dengan baik secara alami.
  • Pelumas alami. Sekarang banyak dijual sejumlah pelumas buatan. Namun, banyak perempuan mungkin sensitif terhadap bahan kimia karena dapat menyebabkan alergi. Zaitun dan minyak kelapa diyakini minyak terbaik yang bisa memberikan pelumasan alami untuk mengatasi masalah vagina kering secara alami pula. Minyak zaitun tinggi dalam skualan, komponen yang ditemukan di sebum manusia dan menembus melalui kulit dengan mudah. Minyak kelapa, memiliki titik leleh rendah dan cara kerjanya sama dengan minyak zaitun. Namun, ini tidak cocok dengan kondom lateks. Dalam kasus apapun, hentikan penggunaan petroleum jelly atau gliserin sebagai pengganti minyak.
  • Banyak minum air putih. Terlepas dari membilas racun dari tubuh, air juga membantu menjaga lapisan mukosa basah, termasuk rongga vagina. Kurang air bisa menyebabkan dehidrasi dan kekeringan di vagina.
  • Hindari menggunakan sabun mandi atau detergen untuk membersihkan vagina. Bahan kimia dalam produk tersebut bisa mengubah keseimbangan pH alami dan menyebabkan kekeringan vagina. Cara terbaik untuk membersihkan vagina adalah dengan membuat larutan encer baking soda dengan air hangat.
  • Terapi Esterogen. Gunakan terapi estrogen vagina yang biasanya berbentuk krim, ring atau tablet. Sebelum melakukan pengobatan dengan cara ini ada baiknya Anda untuk mengunjungi dokter agar mendapatkan perawatan yang sesuai.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY