Mengenal Festival Konsei Matsuri

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap negara yang ada di dunia ini tentunya memiliki budaya masing-masing yang mungkin setiap tahunnya di adakan festival untuk memeriahkannya. Salah satunya negara Jepang, negara ini memiliki banyak budaya dan sebuah festival yang mungkin menurut orang asing aneh untuk di rayakan. Salah satu festival yang ada di jepang yaitu festival konsei matsuri. Pernahkah anda mendengar sebuah nama festival konsei matsuri? apa yang anda ketahui mengenai festival ini?

Konsei matsuri merupakan sebuah festival menunggangi sebuah patung, dimana patung tersebut diukir menjadi bentuk alat kelamin pria. Hal ini bukanlah jenis pestival pertama yang di adakan di Jepang, karena banyak festival di Jepang yang sering menunjukan sebuah patung berjenis kelamin pria dan wanita.

Festival konsei matsuri dilaksanakan pada tanggal 29 April di Osawa Hot Spring, festival tersebut dipercaya dapat mendatangkan kehamilan bagi peserta wanita dan mempermudah untuk mendapatkan jodoh. Biasanya peserta yang ikut dalam festival ini yaitu para wanita yang sudah memiliki anak dan memiliki suami. Sebulum dimulainya ritual biasanya festival ini menampilkan sebuah pertunjukan yang dilakukan oleh trio setan yang memakai stik drum phallus.

Tidak semua wanita yang sudah memiliki anak dan suami bisa melakukan ritual tersebut. karena ukuran kolam air panas di Osawa Hot Spring tidak memiliki ukuran yang terlalu besar sehingga festival ini hanya dilakukan oleh beberapa wanita yang terpilih untuk melakukannya. Sementara itu bagi wanita yang tidak dipilih, maka para wanita tersebut dilarang keras untuk masuk ke dalam kolam pemandian dimana berlangsungnya ritual tersebut.

Selama berlangsungnya acara festival tersebut peserta wanita yang terpilih akan melakukan ritual pencucian kayu ukiran yang berbentuk penis. Patung ukiran ini memiliki berat 150 kilogram dan panjang 1,4 meter. Kemudian berlangsungnya acara akan ada seorang wanita beruntuk yang akan di pilih dan di tunjuk untuk menunggangi patung tersebut.

Sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan yang diyakini masyarakat setempat, sebagaimana yang dilansir rocketnews24, wanita pada tahun lalu yang terpilih dan ditunjuk untuk menunggangi patung penis tersebut diketahui telah hamil. Sementara itu, kayu lingga biasanya diletakan di Kuil Konsei yang terletak di pegunungan, akan tetapi selama beberapa bulan di musim dingin lingga tersebut akan dibawa turun dan kemudian akan di simpan di sebuah kuil sementara dekat dengan pemandian air panas. Lingga adalah sebuah simbul berupa alat vital seorang pria.

Festival ini sampai saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat Jepang untuk melestarikan budaya jepang. Meskipun terdengar aneh dan menggelikan, akan tetapi pada saat berlangsungnya festival ini para menonton merasa terhibur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here