Mengenal Festival Onda Matsuri

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apa yang anda ketahui mengenai onda matsuri? Ondan Matsuri merupakan suatu kebudayaan yang paling kuno di Jepang yang diselenggarakan berupa festival kesuburan. Istilah ondan matsuri secara harfiah disebut dengan festival sawah yang memiliki ritual seks secara publik. Festival ini dilaksanakan pada tanggal 3 febuari di kuil Asuka-ni-imasu di Jepang bagian barat. Tetapi menurut rocket news 24 menyatakan bahwa onda matsuri selalu diadakan pada hari minggu pertama di bulan febuari. Menurut kalender lunar awal mulanya festival ini diadakan pada hari kesebelas di bulan pertama.

Kuil Asuka merupakan kuil yang sudah 87 kali memimiliki pemimpin. Sekitar 1.400 tahun yang lalu, kuil asuka merupakan kuil yang di anggap sebagai jantung politik, budaya dan spiritual di Jepang. Kuil tersebut dikenal luas karena berkaitan dengan kesuburan yang diyakini oleh masyarakat jepang dapat membawa keberuntungan dalam hal perjodohan, pernikahan dan kehamilan.

Apabila anda memasuki kuil tersebut anda akan menemukan hal menarik dimana di dalam kuil tersebut terdapat dua batu yang berbentuk penis dan berbentuk vagina. Kedua batu tersebut dianggap suci karena sering disandingkan bersama dan berpasangan. Pada ritual ini kita akan melihat 3 orang laki-laki yang menggunakan topeng dalam bentuk aneh, namun salah satu dari ketiga laki-laki tersebut ada yang berperan sebagai perempuan.

Festival ini dimulai dengan melakukan upacara persembahan umat shinto untuk penanaman padi. Dalam festival ini dimana sederet wanita berjalan di tengah sawah berpakaian serba putih dengn menggunakan cadar sebagai penutup wajah dan kain putih sebagai penutup kepalanya. Hal tersebut diartikan sebagai lambang ayam putih yang dipersembahkan kepada dewa dengan tujuan mendapatkan hasil panen terbaik. Dalam pestival ini mempersembahkan ayam yang dimasukan ke dalam kotak kemudian dipaggul diatas kepala dan dibawa menuju kuil. Selain memberikan persembahan ayam pestival ini juga memberikan persembahan lima jenis bahan makanan seperti beras, gandum, kacang-kacangan, milet (Echinochloa esculenta) dan milet putih (panicum miliaceum). Persembahan tersebut diberikan bertujuan agar hasil panen mereka mendapatkan hasil yang baik.

Selain memberikan sebuah persembahan festival ini menampilkan beberapa agenda dimana seorang pria sedang BAK. Selain itu, festival ini menunjukan adegan seperti layaknya sepasang suami istri sedang melakukan hubungan intim. Anda tidak perlu merasa cemas karena adegan tersebut dilakukan menggunakan pakaian, jadi tidak ada adegan pulgar di dalam pestival ini. Dari pertunjungan tersebut penonton merasa senang dan tertawa melihatnya. Namun bagi anda yang mengunjungi festival ini sebaiknya untuk tetap berhati-hati karena terkadang peserta ritual tersebut melakukan aksi jail dengan menyingkap rok penonton wanita dengan batang bambu.

Festival ini sangat penting untuk melestarikan warisan budaya Nasional Jepang khususnya di kuil Asuka yang disebut dengan Higo Ichinomiya. Masyarakat setempat mempercayai bahwa di kuil tersebut terdapat 13 dewa besar yang bersemayam yang selalu menaungi dan menjaga masyarakat setempat. Khususnya festival ini dilkakukan karena masyarakat berharaf hasil panen mereka mencapai indeks panen 104 terbaik. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here