Mengenal Gejala Leukemia Pada Anak

SehatFresh.com – Menurut American Cancer Society, leukemia adalah kanker anak yang paling umum. Leukemia adalah kanker pada sel-sel darah putih, yang fungsinya melawan infeksi. Pada leukemia, sel-sel ini menjadi kanker dan diproduksi dalam jumlah besar. Sel-sel kemudian menyusup ke sumsum tulang, rongga dalam tulang di mana sel darah dibuat. Banyaknya sel-sel leukemia pada akhirnya menurunkan produksi sel darah merah dan trombosit.

Karena sel-sel darah putih yang terkena, anak-anak dengan leukemia mungkin memiliki beberapa infeksi. Sebagai contoh, pasien mungkin mengalami serangan pneumonia berulang, infeksi tulang atau infeksi kulit. Demam yang persisten atau datang dan pergi dalam rentang waktu yang pendek juga dapat menjadi tandanya. Infeksi umum seperti pilek atau infeksi telinga juga akan menjadi sulit untuk diobati. Selain itu, pasien dengan leukemia yang tidak terdiagnosis mungkin memiliki infeksi yang tidak biasa, seperti infeksi jamur atau meningitis.

Sel darah merah yang membawa oksigen ke jaringan yang berbeda, juga akan terkenda dampaknya. Hal ini menyebabkan anemia dan ketidakmampuan untuk menjaga kebutuhan energi tubuh. Anak-anak dengan anemia akan tampak pucat dan lesu. Napas mereka juga terengah-engah karena mencoba untuk mengkompensasi penurunan kemampuan untuk membawa oksigen dalam darah.

Sel-sel darah lainnya yang terkena dampak adalah trombosit. Trombosit adalah sel-sel yang terlibat dalam proses pembekuan darah. Anak-anak dengan leukemia mungkin memiliki penurunan jumlah trombosit dalam darah. Ini membuat anak lebih rentan alami pendarahan dan memar. Anak-anak dengan trombosit rendah (trombositopenia), rentan mengalami gusi berdarah setelah menyikat gigi, mudah memar setelah mengalami trauma ringan, dan mengalami perdarahan berkepanjangan meski luka kecil.

Gejala lain yang paling umum dari leukemia adalah nyeri tulang. Ini diakibatkan sel-sel kanker telah memadati ruang sumsum tulang. Anak-anak dengan leukemia mungkin juga mengalami sakit perut, karena sel-sel leukemia menyebabkan hati dan limpa membesar. Pembesaran limpa atau hati pada akhirnya menyebabkan mual, nafsu makan berkurang, penurunan berat badan, dan dehidrasi. Anak-anak mungkin memiliki pembengkakan kelenjar getah bening, terutama di leher, bawah lengan, atau di daerah selangkangan. Akibatnya, mereka mungkin mengalami sesak napas, batuk, dan kesulitan menelan.

Sumber gambar : www.allianz.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY