Mengenal Gerakan-gerakan pada Senam Nifas

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setelah melahirkan dan melewati masa persalinan yang melelahkan, setiap wanita akan mengalami masa nifas. Pada saat ini, seorang Ibu penting untuk mengetahui apa saja yang akan dialami seperti perubahan-perubahan yang terjadi dan bagaimana cara mengatasinya. Jika selama ini kita hanya mengenal senam saat hamil ternyata ada juga senam khusus pada saat nifas. Apa sebenarnya fungsi dari senam nifas? Senam ini berfungsi untuk memulihkan kondisi fisik dan psikis Ibu. Senam ini dapat dilakukan satu hari setelah momen melahirkan sampai dengan enam minggu berikutnya.

Setelah melahirkan, Ibu harus memiliki waktu untuk istirahat yang cukup. Delapan jam setelah melahirkan, Ibu harus tidur telentang untuk mencegah terjadinya pendarahan. Setelahnya, Ibu boleh miring ke kiri atau ke kanan untuk mencegah terjadinya trombosis. Makanan untuk Ibu yang baru saja melahirkan pun juga harus diperhatikan. Makanan yang diberikan harus sehat, cukup kalori, protein dan serat. Dianjurkan juga supaya Ibu melakukan senam nifas secara bertahap.

Senam nifas bisa dilakukan dalam waktu 5-10 kali hitungan setiap harinya dan ditingkatkan pelan-pelan. Gerakan senam nifas juga berbeda setiap harinya dan mempunyai manfaatnya masing-masing. Secara garis besar, senam nifas mempunyai cukup banyak manfaat, antara lain membantu melancarkan sirkulasi darah, membantu mengembalikan kedudukan otot kandungan, menguatkan otot-otot perut, otot-otot dasar panggul dan pinggang, membentuk sikap tubuh serta membantu melancarkan produksi ASI. Selain memberikan kenyamanan dalam bentuk fisik, senam nifas juga memberikan kelancaran dalam proses pengembalian rahim dalam bentuk semula (seperti sebelum melahirkan), juga membantu dalam mempercepat pemulihan kondisi tubuh setelah melahirkan yang biasanya mengalami kelelahan.

Senam nifas dapat dilakukan dan dibedakan berdasarkan jenis persalinan yang Anda lakukan. Untuk persalinan normal, senam nifas dapat dilakukan pada hari pertama dengan melatih pernapasan yang yang bertujuan untuk melancarkan peredaran darah, sehingga organ tubuh akan kembali pulih setelah persalinan. Sedangkan bagi Anda yang mengalami persalinan melalui operasi, senam nifas akan membantu dalam meningkatkan kekuatan otot kandung kemih dan usus besar pasca persalinan menggunakan pembiusan. Perhatikan pula latihan fisik yang dilakukan. Anda harus mendapatkan izin dari dokter untuk melakukan latihan sehingga biasanya dimulai pada minggu pertama setelah persalinan.

Gerakan-gerakan yang bisa Anda lakukan pada senam nifas berbeda-beda. Dan sebaiknya dilakukan secara perlahan-lahan

  • Hari Pertama

Posisikan tubuh Anda agar telentang, kemudian lakukan pernapasan perut. Awali dengan mengambil napas melalui hidung dan tahan hingga hitungan ke-5 atau ke-8 kemudian buang melalui mulut. Lakukan hingga 5-10 kali.

  • Hari Kedua

Posisikan tubuh sama seperti hari pertama, tapi posisikan kedua tangan terbuka lebar hingga sejajar dengan bahu. Kemudian permukaan kedua tangan tepat di atas muka. Lakukan gerakan ini 5 sampai 10 kali.

  • Hari Ketiga

Posisikan tubuh sama seperti hari-hari sebelumnya namun kedua kaki agak dibengkokkan sehingga kedua telapak kaki menyentuh lantai. Angkat pantat dan tahan hingga hitungan 3 atau 5. Kemudian turunkan pantat pada posisi semula. Ulangi gerakan 5-10 kali.

  • Hari Keempat

Posisikan tubuh telentang dan kaki ditekuk ± 45º, tahan hingga hitungan ke-3 atau ke-5. Lakukan gerakan tersebut 5-10 kali.

  • Hari Kelima

Sikap tubuh masih telentang kemudian salah satu kaki ditekuk ± 45º, kemudian angkat tubuh dan tangan yang berseberangan dengan kaki yang ditekuk dan usahakan tangan menyentuh lutut. Gerakan ini dilakukan secara bergantian dengan kaki dan tangan yang lain. Lakukan hingga 5-10 kali.

  • Hari Keenam

Sikap tubuh tetap telentang kemudian tarik salah satu kaki sehingga paha membentuk sudut ± 90º, lakukan secara bergantian dengan kaki yang lain. Lakukan 5-10 kali. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here