Mengenal Imunisasi HIB

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Program Imunisasi merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan, kecatatan dan kematian dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Bagi anda para bunda pasti tidak asing lagi dengan program imunisasi ini, karena anda harus rutin membawa anak anda ke puskesmas ataupun dokter untuk diberikan imunisasi. Tentunya dengan agenda rutin ini anda tidak ingin anak anda melewatkan satupun imunisasi karena imunisasi sangat penting dan dengan meninggalkan salah satu imunisasi akan berakibat tidak baik untuk kesehatan anak anda.

Salah satu imunisasi yang tidak kalah penting atau tidak boleh terlewatkan yaitu imunisasi HIB. Imunisasi HIB (haemophilus influenzae tipe b) merupakan imunisasi yang diberikan untuk mencegah terjadinya penyakit influenza tipe b. Pengenalan imunisasi Hib di Indonesia relatif baru, sehingga mungkin banyak bunda yang belum mengetahui imunisasi Hib. Dampak dari anak yang terinfeksi Hib biasanya akan terserang beberapa penyakit di bawah ini:

  1. Meningitis

Meningitis adalah suatu penyakit infeksi yang menyerang selaput pelapis otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan bakteri. Gejala yang muncul pada bayi jika terinfeksi meningitis yaitu gatal-gatal, tangisan yang tidak ada hentinya, mudah terkena penyakit, hilang selera makan, sulit bernapas dan batuk-batuk. Gejala umum lainnya meliputi leher kaku, nyeri pada leher yang menjadi lebih buruk ketika sampai pada bagian dagu hingga dada, demam, muntah-muntah, sakit kepala, kejang-kejang dan rasa kantuk yang berlebihan.

  1. Pneumonia (radang paru)

Pneumonia, disebut juga dengan paru-paru basah merupakan infeksi atau peradangan pada salah satu atau kedua kantong udara pada paru-paru. Secara umum anak yang menderita penyakit ini memiliki gejala-gejala meliputi batuk, demam dan kesulitan bernapas.

  1. Epiglotitis

Merupakan radang saluran pernapasan yang dapat mengakibatkan tertutupnya jalan napas. Gejala yang ditimbulkan dari epiglotitis meliputi nyeri tenggorokan, air liur sulit terkontrol (ngiler), gangguan menelan, gangguan pernafasan, badan bungkuk ke depan sebagai upaya untuk bernafas, suara serak, stridor (suara pernafasan yang kasar), menggigil, demam dan warna kulit kebiruan.

  1. Artritis septik

Artritis septik yaitu peradangan pada sendi yang disebabkan infeksi dari mikroorganisme. Tanda-tanda anak yang terkena atritis septik akan mengalami demam, kedinginan, nyeri, pembengkakan, kemerahan, kekakuan, dan kehangatan sendi.

Namun anda jangan khawatir, ada cara untuk mencegah anak anda terinfeksi Hib yaitu dengan memberikan imunisasi Hib pada saat usia anak anda 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan 12-15 bulan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY