Mengenal Kontraksi Palsu pada Masa Kehamilan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kontraksi palsu pertama kali di populerkan pada tahu 1872 oleh seorang dokter yang berasal dari Inggir bernama Braxton Hicks. Hal tersebut yang melahirkan istilah kontraksi palsu dalam istilah medis disebut dengan braxton hicks. Kontraksi palsu dapat terjadi pada trimester 2 masa kehamilan sekitar >20 minggu.

Selain itu kontraksi palsu dapat terjadi menjelang trimester akhir 37–40 minggu. Tanda gejala adanya kontraksi palsu yaitu saat otot perut mengencang dan tidak terasa rileks. Akan tetapi ada sebagian ibu yang tidak merasa bahwa hal tersebut terjadinya braxton hicks atau kontraksi palsu.

Braxton hicks atau kontraksi palsu biasanya berlangsung selama 30-120 detik dan tidak berlangsung lama. Akan tetapi ada beberapa wanita yang mengalami peristiwa ini hingga berjam-jam. Akan tetapi berlangsungnya kontraksi palsu tidak akan terjadi peningkatan kekuatannya.

Bahkan pada beberapa kasus peristiwa ini dapat berhenti apabila wanita tersebut melakukan bedrest atau istirahat yang cukup. Kontraksi palsu sebenarnya suatu hal yang lumrah yang terjadi pada wanita hamil. Kondisi ini tidak perlu penanganan medis.

Akan tetapi yang perlu anda waspadai yaitu apabila kontraksi palsu ini berlangsung secara terus menerus dengan kekuatan nyeri yang semakin meningkat, karena hal tersebut dapat menjadi salah satu tanda bahwa akan adanya proses persalinan yang sebenarnya. Mewaspadai kontraksi palsu yang berlangsung semakin sering dan cepat di usia muda maka anda harus segera membawa ibu ke pelayanan kesehatan untuk segera mendapatkan penanganan.

Kondisi ini dapat mengakibatkan kondisi ibu yang lemah dan dikhawatirkan terjadinya kelahiran bayi secara prematur. Hal tersebut harus anda waspadai karena persalinan prematur pada bayi baru lahir dapat mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan diantaranya fungsi organ-organ tubuh yang belum sempurna.

Untuk mencegah hal tersebut anda dapat menghindari beberapa penyebab terjadinya kontraksi palsu yang perlu anda hindari, diantaranya sebagai berikut :

  1. Berada dalam posisi yang terlalu lama

Kontraksi palsu atau braxton hicks dapat disebabkan oleh kondisi bilamana wanita hamil terlalu lama dalam satu posisi. Maksud dari hal tersebut yaitu apabila ibu terlalu lama duduk atau terlalu lama berdiri yang mengakibatkan otot-otot disekitar rahim menjadi tegang dan memicu terjadinya kontraksi palsu. Terlalu lama dalam satu posisi juga dapat mengakibatkan varises. Untuk itu sebaiknya ibu hamil dapat menghindari kebiasaan tersebut.

  1. Kekurangan cairan

Kontraksi palsu dapat disebabkan karena kurangan cairan dalam tubuh. Orang dewasa harus memenuhi kebutuhan cairan sekitar 2 liter atau 8 gelas dalam sehari. Kebiasaan ini tidak hanya baik untuk kesehatan akan tetapi baik bagi wanita hamil untuk mencegah terjadinya kontraksi palsu.

  1. Berhubungan intim

Sperma pria mengandung hormon prostagladin yang dapat memicu terjadinya kontraksi palsu. Selain itu berhubungan intim dapat mengakibatkan otot-otot disekitar rahim menjadi lunak yang mengakibatkan rangsangan terjadinya kontraksi.

  1. Pergerakan bayi

Kontraksi palsu dapat disebabkan oleh pergerakan bayi yang terlalu aktif. Hal ini menandakan bahwa kondisi bayi di dalam rahim dalam kondisi sehat.

  1. Kecapean

Aktivitas yang mengakibatkan seorang wanita hamil menjadi sangat lelah dan cape dapat mengakibatkan terjadinya kontraksi palsu.

  1. Stimulasi payudara

Stimulasi payudara dapat merangsang terjadinya kontraksi palsu. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here