Mengenal Kota Seks Pompeii pada Romawi Kuno

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kota pompeii merupakan sebuah nama kota Romawi Kuno di Italia. Pada zaman dahulu sebelum adanya letusan gunung Vesuvius tahun 79 sebelum masehi meletusnya gunung tersebut dan membuat kota pompeii hancur, sebelumnya kota ini dikenal sebagai kota yang sangat berkembang dan populer selain kota Roma dari Italia.

Berdasarkan catatan sejarah kota pompeii ini hancur akibat letusan gunung api Vesuvius dan dampaknya letusan gunung tersebut sangat luar biasa akan tetapi tiba-tiba kota ini menjadi gelap karena  menelan korban  sekitar 2 ribu orang. Yang terbaru ramai yaitu sedang diperbincangkan karena telah menemui jasad manusia yang membatu dengan posisi tangan menyentuh selangkangan. Meski Parco Archeologico di Pompeii telah melakukan pengawasan khusus untuk memantau warisan arkeologi Naples dan Pompeii segera mengklarifikasi bahwa jasad tersebut bukan seperti yang dibicarakan banyak orang (bermastrubasi). Sudah banyak jasad yang ditemukan dan mereka menjadi korban ketika kotanya musnah seketika ditelan awan panas yang menyapu dan mengubur pompeii di bawah abu vulkanik tebalnya kita kita 5 meter.

Dalam sekejap kota yang memiliki banyak kemegahan ini seketika telah lenyap dalam hitungan jam saja. Sejak saat ini hancurnya kota pompeii menyimpan banyak fakta menarik untuk kita bahas seperti :

  1. Jika penduduk pompeii tidak tahu kalau Gunung Vesuvius adalah Gunung Api yang Aktif

Gunung vesuvius ini adalah gunung yang masih aktif yang berjarak hanya beberapa kilometer dari kota pompeii akan tetapi anehnya penduduk lokal tidak mengetahui hal itu. Padahal bisa saja gunung tersebut dapat meletus kapan saja dan akan mengancam jiwa mereka. Terakhir gunung Vesusius meletus pada tahun 1800 sebelum masehi.

  1. Sering terjadinya Gempa Bumi

Diketahui kota Pompeii ini memang berada didaerah yang sering sekali terjadi gempa bumi, oleh karena itu penduduk Pompeii yang sudah lama tinggal menetap sudah terbiasa dengan gempa-gempa kecil yang sering terjadi. Gempa bumi yang cukup besar pada tanggal 6 febuari 62 masehi dan mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada permukiman penduduk.

  1. Tanda bencana muncul tapi penduduk Pompeii tidak menghiraukannya.

Sebelum meletusnya Gunung Api Vesuvius menghancurkan kota Pompeii Agustus tahun 79 sudah sangat terlihat tanda-tanda yang tidak beres dengan Gunung Api tersebut seperti Sumur-sumur dan mata air lainnya yang mengering tanpa sebeb. Selain itu terjadi gempa-gempa kecil yang sekali terjadi tetapi penduduk tetap beraktivitas seperti biasa.

  1. Kota Pompeii menghilang selama Ribuan Tahun

Setelah letusan Gunung Api vesuvius kota ini menghilang selama ribuan  tahun sehingga ditemukan kembali pada tahun 1599 saat itu sedang dilakukan penggalian untuk mengalirkan aliran sungai. Ditemukan sebuah bangunan seperti dinding yang terdapat tulisan seksual. Oleh karena itu yang berbau seksual masih tabu dibicarakan oleh Domenico Fontana yakni seorang Arsitek memutuskan untuk menguburnya kembali. Pada kali kedua tahun 1748 kota Pompeii ini ditemukan kembali  oleh seorang teknisi militer dari Spanyol kali ini digali besar-besaran untuk menemukan sisa-sisa peninggalan kota tersebut.

  1. Mirip dengan Azab Kaum Nabi Luts AS.

Hancurnya kota Pompeii ini mirip sekali dengan azad yang dialami oleh kaum Nabi Luth AS yaitu bangsa sodom yang pernah dikisahkan dalam Kitab suci AL-Quran.  Karena itu lah ALLAH. SWT memberikan azab pada kaum sodom melalui gempa bumi dan hujan batu panas, hingga petir yang menyakitkan teling. Azab kaum sodom ini hampir sama dengan musibah yang dialami oleh penduduk kota Pompeii dimana mereka sangat gemar sekali melakukan pesta yang berbau sekssual dan minuman alkohol.

Itu lah beberapa fakta yang menarik yang perlu kita tahu dari terjadinya kota Pompeii yang hancur akibat bencana alam. Mungkin ini pembelajaran untuk kita bahwa kita tidak akan berdaya bila berhadapan dengan alam, maka dari bersahabtlah dengan alam bukan justru merusaknya. Semoga bermanfaat. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here