Mengenal Lebih Jauh Tentang Gangguan Pesikologis Body Dysmorphic Disorder

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masalah kejiwaan yang terjadi di sekitar kita ternyata tak melulu berkaitan dengan stress yang kita kenal seperti pada orang yang gila. Namun ternyata banyak sekali jenis-jenis gangguan mental yang ternyata harus kita sadari. Bahkan hanya karena tidak puas dengan bentuk tubuh pun kita dapat digolongkan terkena gangguan mental juga loh. Loh kok bisa?

Eits, bisa dong, namun dengan beberapa syarat dan ketentuan. Materi berikut ini akan membahas mengenai gangguan Body Dysmorpihc Disorder, sebuah gangguan kronis tentang bentuk tubuh.

Apa Itu body Dysmorphic Disorder

Body dysmorphic disorder atau yang dapat dikenal sebagai sebuah gangguan dismorfik tubuh merupakan sebuah kondisi psikologis dimana para penderita biasanya merasakan kecemasan tentang penampilan fisik yang mereka miliki. Mereka pun berpikir bahwasanya tubuh yang mereka miiki tersebut mengidap sebuah kelainan tertentu, baik yang secara nyata adanya ataupun yang sebenarnya hanyalah sebuah imajinsi penderita itu sendiri.

Biasanya dari 100 orang yang mengalami gangguan ini, akan melakukan operasi plastic sebesar 2-15%. Body dysmorphic disorder ini seringkali di alami saat menginjak masa pubertas dan hal tersebut dapat bertahan seumur hidup.

Tanda-tanda dan Gejala

Body dysmorphic memiliki beberapa tanda dan gejala, beberapa tanda dan gejalanya adalah seperti berikut ini.

  1. Penderitanya tidak dapat berhenti untuk berpikir tentang bagian tubuh tertentu dan juga percaya bahwa ada yang salah walaupun tubuhnya sebenarnya memiliki tubuh yang normal bahkan sempurna.
  2. Beberapa bagian dari tubuh yang seringkali dipikirkan secara berlebihan yaitu adalah; hidung, rambut kepala ataupun tubuh, gigi, rambut, payudara, dan bekas luka di tubuh.
  3. Penderita terlalu terobsesi dengan bentuk penampilannya sehingga ia beberapa jam dalam sehari memperhatikannya terus – menerus. Mereka pun akan bercermin ataupun mengecek bagian tubuhnya secara kontinu dan konstan. Mereka pun seringkali mendatangi dokter kecantikan, dokter gigi, dan juga salon guna memperbaiki beberapa kekurangan yang dimilikinya, akan tetapi mereka tetap tak puas dengan hasilnya tersebut.
  4. Karakteristik yang lain yaitu sebagian besar dari waktu dalam sehari mereka gunakan untuk berdandan, makeup berlebihan, seringkali tidak mau difoto ataupun direkam, menggunakan baju berlebihan sebagai kamuflase untuk menutupi ketidakpercayaan dirinya.

Penyebab Seseorang Mengalami Body Dysmorphic Disorder

Penyebab daripada gangguan body dysmorphic disorder memang belumlah jelas diketahui. Akan tetapi stigma yang ada pada gangguan jiwa ini berhubungan dengan penampilan yang mana hal tersebut dapat berupa sebuah depresi yang berat, gangguan kecemasan secara menyeluruh, fobia di tempat ramai, gangguan obsesif – komplusif, dan juga gangguan makan. Belum ada sebuah bukti yang menunjukkan bahwa gangguan ini disebabkan oleh turunan dari keluarga. Namun faktor keluarga tidak menutup kemungkinan diturunkannya penyakit ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here