Mengenal Organ Reproduksi Pria dan Bagian-bagiannya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apa yang Anda ketahui tentang organ reproduksi pria? Jika selama ini Anda mengira organ reproduksi pria hanya tampilan luarnya, Anda salah besar. Ternyata, organ reproduksi pria juga ada bagian-bagiannya.

Secara garis besar, organ reproduksi pria terdiri atas organ reproduksi internal dan eksternal. Bagian eksternal adalah:

  • Penis

Fungsi dari penis adalah untuk memasukkan sperma ke dalam alat reproduksi wanita melalui pertemuan keduanya. Penis dilapisi oleh lapisan kulit tipis. Penis merupakan organ yang tersusun dari otot-otot yang dapat tegang atau disebut ereksi. Penis terdiri atas beberapa bagian, yaitu glan penis (bagian kepala yang jika telah dikhitan tidak dilapisi kulit), batang (corpus) penis, dan pangkal penis.

Sementara itu, bagian internal organ reproduksi pria terdiri atas:

  • Testis

Testis adalah organ kelamin dalam pria berbentuk oval yang terletak di dalam skrotum. Testis berjumlah sepasang dan berfungsi untuk menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormon seks testosteron. Testis terletak di dalam skrotum yang merupakan organ berugae (memiliki lipatan kulit) dan menjaga suhu testis agar spermatogenesis dapat tetap berlangsung.

  • Epididimis

Epididimis adalah organ kelamin dalam pria yang terletak di dalam skrotum. Epididimis berbentuk seperti huruf C. Epididimis berfungsi dalam pengangkutan, penyimpanan, dan pematangan sperma. Sebelum memasuki epididimis, sperma tidak memiliki kemampuan untuk bergerak dan belum subur. Namun, setelah epididimis menjalankan fungsinya, sperma sudah subur dan mampu bergerak walaupun belum sempurna.

  • Vas (duktus) deferens

Ini adalah saluran berbentuk tabung yang berfungsi untuk menyalurkan sperma ke vesikula seminalis dan sebagai tempat penampungan sperma. Dalam proses pematangan dan penyimpanan sperma, duktus deferens ini mendorong sperma dengan gerak peristaltik lambat menuju vesikula seminalis. Sedangkan saat ejakulasi, gerakan yang dilakukan cepat dan kuat sehingga sperma yang keluar seakan muncrat.

  • Kelenjar Kelamin

Kelenjar kelamin adalah organ-organ kelamin dalam pria yang berfungsi untuk menghasilkan cairan tempat berenangnya sperma. Cairan ini akan menjaga sperma tetap hidup dengan cara menetralisir asam karena cairan itu bersifat basa. Dalam bahasa sehari-hari, cairan ini dikenal dengan air mani, sedangkan dalam bahasa ilmiah dikenal dengan nama semen. Yang termasuk dalam kelenjar kelamin antara lain vesikula seminalis (kantung air mani), kelenjar prostat, dan kelenjar bulbouretra (cowpery). Kantung air mani berfungsi untuk mensekresikan cairan bersifat basa y (pH 7,3) mukus, vitamin, fruktosa (sebagai nutrisi bagi sperma), protein, enzim, dan prostaglandin. Kelenjar prostat berfungsi untuk mensekresikan cairan berwarna putih keabu-abuan yang bersifat basa. Sementara itu, cowpery berfungsi untuk menghasilkan cairan lendir bersifat basa ke dalam saluran ejakulasi.

  • Uretra (saluran ejakulasi)

Uretra adalah saluran yang terletak di dalam penis, berfungsi untuk tempat keluarnya sperma dan juga sebagai tempat keluarnya urin. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY