Mengenal Penyakit MERS dari Gejala Sampai Pengobatannya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – MERS atau Middle East Respiratory Syndrome adalah penyakit pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh coronavirus yang dikenal dengan nama MERS-CoV. Penyakit ini pertama kali ditemukan di Arab Saudi pada tahun 2012 yang di duga bahwa virus ini berasal dari hewan unta. Coronavirus juga merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari flu ringan hingga Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang mematikan.

Virus MERS dapat menular tetapi penularannya tidak semudah flu biasa. Virus MERS dapat menular melalui kontak langsung, misalnya pada orang yang merawat penderita MERS tidak menerapkan prosedur perlindungan diri terhadap virus dengan baik.

Gejala MERS

Gejala yang timbul pada penderita MERS diketahui mirip dengan gejala flu biasa. Gejala yang umum pada penderita MERS biasanya demam, batuk, napas pendek, gangguan pencernaan seperti mual muntah dan diare dan nyeri otot.

Selain itu, gejala lain seperti gejala radang paru atau tanda-tanda pneumonia juga sering ditemukan pada pemeriksaan penderita MERS. Penyakit MERS termasuk susah untuk dideteksi, karena gejala awal dari penyakit ini mirip dengan flu biasa.

Namun, mers dengan tingkat keparahan tinggi dapat memicu gagal organ, terutama ginjal dan syok sepsis. Pada penderita MERS berat dapat menyebabkan kegagalan napas sehingga memerlukan alat bantuan napas ventilator mekanik dan perawatan intensif (ICU). Oleh karena itu, anda sebaiknya lebih waspada dengan segera memeriksakan diri jika mengalami gejalanya.

Pengobatan dan pencegahan

Hingga saat ini belum ada metode khusus yang bisa digunakan untuk mengatasi MERS. Vaksin untuk penyakit ini juga belum tersedia. Dokter biasanya akan memberikan penanganan sesuai dengan gejala yang dialami oleh penderita serta melihat kondisi kesehatannya. Untuk menghindari penularan virus mers ini, ada beberapa cara untuk mencegah penyakit ini :

  1. Mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan hewan, serta hindari kontak langsung dengan hewan yang sedang sakit.
  2. Konsumsi produk hewani yang dimasak atau diolah secara tepat.
  3. Biasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terutama sebelum makan atau menyentuh wajah.
  4. Membersihkan permukaan atau benda yang sering disentuh banyak orang misalnya gagang pintu.
  5. Membiasakan untuk menutup hidung atau mulut ketika bersin atau batuk dengan tisu kemudian langsung dibuang ke tempat sampah.
  6. Tidak menggunakan peralatan yang sudah digunakan penderita MERS.
  7. Menghindari kontak fisik dengan penderita mers.

Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here