Mengenal Perawatan Saluran Akar (PSA)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Jika merasakan sakit gigi berkepanjangan akibat suhu dingin atau panas, terdapat perubahan warna pada gigi, pembengkakan, gusi terasa lunak atau merasakan sensasi tidak enak di dalam mulut, saraf di gigi mungkin mengalami peradangan ataupun infeksi. Jika dibiarkan, bisa mengakibatkan kerusakan gigi permanen. Untuk mencegah hal ini, dokter gigi mungkin akan melakukan perawatan saluran akar (PSA) atau root canal treatment.

Perawatan saluran akar, yang juga dikenal sebagai perawatan endodontik, adalah proses pembuangan pulpa yang terinfeksi, terluka, atau mati. Di dalam gigi, di bawah enamel putih dan lapisan keras yang disebut dentin, terdapat jaringan lunak yang disebut pulpa. Pulpa berisi pembuluh darah, saraf dan jaringan ikat, yang semuanya membantu pertumbuhan akar gigi selama masa perkembangan. Pada gigi yang telah sepenuhnya berkembang, gigi dapat bertahan hidup tanpa pulpa karena gigi terus dipelihara oleh jaringan sekitarnya.

Ketika kuman masuk ke dalam gigi melalui lubang atau tambalan, gigi bisa membusuk akibat saraf gigi yang terinfeksi. Hal ini dapat menimbulkan pembengkakan disertai nanah pada pulpa gigi. Ketika ini terjadi, maka pulpa harus segera dihilangkan. Bila dibiarkan, bakteri dapat menyebar ke gigi lain yang masih sehat atau bahkan ke bagian tubuh lainnya. Melalui PSA, gigi masih dapat dipertahankan tanpa harus dicabut sehingga Anda tidak harus memakai gigi tiruan serta mencegah timbulnya masalah kesehatan yang lebih serius.

Secara umum, gejala yang mengindikasikan perlunya PSA, meliputi:

  • Nyeri gigi yang hebat saat gigi mendapat tekanan
  • Gigi sangat sensitif terhadap panas atau dingin
  • Gigi menjadi kehitaman
  • Gusi bengkak atau sering timbul benjolan pada gusi

Akan tetapi, kerusakan gigi yang memerlukan PSA tidak selalu ditandai dengan gejala yang jelas atau bahkan tanpa gejala sama sekali. Oleh karenanya, penting untuk melakukan pembersihan dan pemeriksaan oleh dokter gigi secara rutin sehingga masalah pada gigi dapat ditangani sejak dini.

PSA dilakukan oleh seorang endodontist (dokter gigi yang mengkhususkan diri dalam perawatan saluran akar) atau dokter gigi umum. Prosedur ini biasanya membutuhkan waktu satu atau dua kunjungan. Kunjungan tambahan mungkin diperlukan bila ditemukan kerusakan gigi yang parah. Dokter umumnya akan meminta Anda untuk melakukan rontgen gigi guna menegakkan diagnosa sehingga dapat diketahui seberapa luas kerusakan yang terjadi.

PSA umumnya tidak menimbulkan rasa sakit karena gigi berada di bawah pengaruh anestesi selama prosedur dilakukan. Anestesi lokal akan diberikan pada gigi, gusi, lidah, dan kulit sekitar mulut. Untuk memisahkan gigi yang rusak, dokter akan menggunakan selembar karet dengan bingkai berbahan logam. Setelah semuanya siap, dokter akan menghilangkan pulpa pada bagian tengah gigi. Obat-obatan terkadang dimasukkan ke dalam ruang pulpa dan saluran akar untuk membersihkan infeksi secara menyeluruh.

Setelah pengobatan, Anda akan merasakan mati rasa pada gusi dan area sekitar mulut selama beberapa jam hingga efek anestesi habis. Ketika efek anestesi menghilang, gigi umumnya menjadi lebih sensitif dan terasa nyeri selama beberapa hari karena peradangan pada jaringan sekitarnya. Ketidaknyamanan ini dapat diatasi dengan menggunakan analgesik atau obat penghilang rasa sakit ringan. Namun, jika sakit berlanjut, atau bertambah parah, Anda harus memeriksakannya ke dokter sesegera mungkin.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY