Mengenal Tanda Logo pada Obat

0
3
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Obat adalah benda atau zat yang digunakan oleh manusia untuk mencegah, meringangkan atau menyembuhkan suatu penyakit. Dengan berbagai manfaat tersebut. Ketika tubuh anda merasa sakit pasti yang pertama ada dalam benak anda adalah anda butuh obat agar sembuh atau sehat kembali

Karena merasa sakit yang diderita harus segera diobati, kebanyakan orang langsung membeli obat tanpa mengetahui pengaruh obat tersebut, dan apakah obat yang dibeli benar atau salah. Dan biasanya untuk mendapatkan obat anda mungkin sering membelinya di warung atau toko yang menjual obat dengan bebas.

Padahal semua obat itu tidak sama, obat memiliki beberapa jenis tergantung logo yang terdapat dalam kemasan obat. Namun pernahkah anda mengamati logo yang ada di obat ketika anda membelinya? Mungkin ada beberapa yang memperhatikan dan mungkin ada yang tidak memperhatikan.

Agar anda dapat mengonsumsi obat dengan aman, ada baiknya anda mengetahui beberapa tanda logo yang ada di obat. Berikut beberapa tanda logo obat :

  1. Logo obat bebas

Obat bebas biasanya dapat anda dapatkan tanpa resep dokter, dan bisa dibeli di warung, toko obat berizin serta apotek. Dalam pemakaiannya, penderita dapat membeli dalam jumlah sangat sedikit saat obat diperlukan. Pada kemasan obat, logo obat bebas berupa lingkaran berwarna hijau dan bergaris hitam di tepinya. Contoh obat bebas: vitamin dan oralit.

  1. Logo obat bebas terbatas

Obat bebas terbatas ditandai dengan logo lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitam. Obat ini sebenarnya tergolong obat keras tetapi masih dapat diakses bebas tanpa menggunakan resep dokter, sehingga termasuk obat bebas terbatas. Di Indonesia, obat ini biasanya disertai tanda peringatan dalam kemasannya. Contohnya :

P1. Awas! Obat Keras. Bacalah Aturan Pemakaiannya.

P2. Awas! Obat Keras. Hanya untuk bagian luar dari badan.

P3. Awas! Obat Keras. Tidak Boleh Ditelan.

P4. Awas! Obat Keras. Hanya untuk dibakar.

P5. Awas! Obat Keras. Obat Wasir, jangan ditelan.

Contoh obat bebas terbatas yaitu Theophiline dan Allerin.

  1. Logo Obat Keras

Golongan obat yang hanya boleh diberikan atas resep dokter. Ditandai dengan logo lingkaran yang di dalamnya terdapat huruf K berwarna merah dan garis tepi berwarna merah. Obat golongan narkotika dan psikotropika yang menyebabkan ketergantungan juga digolongkan obat keras (OK). Termasuk golongan ini adalah beberapa obat generik dan obat wajib apotek (OWA). Contoh obat keras yaitu Alprazolam, Clobazam, Fluoxetine dan lain sebagainya. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY