Mengenali Definisi Keracunan Makanan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sepanjang siklus kehidupan manusia berputar, tidak akan lepas dari kebutuhan sumber nutrisi yaitu makanan. Makanan menjadi kebutuhan pokok manusia yang harus dipenuhi. Tidak hanya manusia, makhluk hidup lainnya juga membutuhkan makanan sebagai bentuk kebutuhan alamiah. Namun ada kondisi dimana tubuh merespon akibat makanan yang masuk ke dalam tubuh dalam keadaan sudah bercampur dengan racun. Hal inilah mengapa disebut dengan keracunan makanan.

Keracunan adalah keadaan darurat yang diakibatkan masuknya suatu zat atau makanan ke dalam tubuh melalui berbagai cara seperti melalui saluran pencernaan, saluran pernapasan atau melalui kulit. Menurut World Health Organization (WHO) definisi keracunan makanan atau intoksikasi adalah kondisi yang mengikuti masuknya suatu zat psikoaktif yang menyebabkan gangguan kesadaran, kognisi, persepsi, afek, perilaku, fungsi dan respon psikofisiologis (gangguan psikologis).

Sedangkan secara umum, keracunan makanan adalah keracunan yang terjadi akibat menelan makanan atau air yang mengandung bakteri parasit, virus, jamur atau yang telah terkontaminasi oleh racun. Kontaminasi ini dapat terjadi saat makanan sedang diproses atau saat dimasak dengan tidak benar.

Macam-macam keracunan makanan yang sering di jumpai di Indonesia diantaranya yaitu

  1. Keracunan Singkong (Manihot Utilissima)
  2. Keracunan Jengkol (Pithecolobium Lobatum)
  3. Keracunan Tempe Bongkrek
  4. Keracunan Aflatoksin (berasal dari racun)

Menurut data World Health Organization (WHO) terdapat 200 kasus keracunan makanan yang terjadi di Indonesia setiap tahunnya. Perlu diketahui keracunan makanan terjadi ketika bakteri atau patogen jenis tertentu membawa penyakit dan mengkontaminasi makanan. Jenis bakteri yang sering menyebabkan keracunan makanan yaitu Salmonella, Campylobacter, Listeria dan Escherichia Coli (E. Coli).

Keracunan makanan menyebabkan ketidaknormalan mekanisme dalam tubuh bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here