Mengenali Sistisis pada Wanita Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kata Sistisis mungkin terdengar asing di telinga sebagian orang. Sistisis adalah kondisi dimana timbul rasa panas yang menyerang wanita hamil di sekitar kandung kemih saat buang air kecil. Hal ini terjadi, dikarenakan adanya bakteri yang masuk ke kandung kemih. Jika pada kondisi tidak sedang mengandung, kandung kemih wanita berukuran normal, maka saat mengandung kandung kemih akan melebar, sehingga bakteri mudah masuk ke dalam kandung kemih.

Selain itu, Sistisis juga terjadi akibat ukuran janin yang kian membesar dan menekan kandung kemih, sehingga aliran urin yang keluar akan keluar dengan terhambat. Perubahan hormon progesteron saat sedang hamil yang menyebabkan otor ureter yang menjadi penghubung antara ginjal dan kandung kemih juga membuat urin berjalan lebih lambat dari biasanya. Dalam masa kehamilan, Sistisis memang biasa terjadi pada wanita hamil. Resiko yang timbul pada wanita hamil akan meningkat dibandingkan mereka yag tidak sedang mengandung.

Dalam kondisi normal, urin akan steril dan terjaga dalam kandung kemih. Namun, karena kandung kemih melebar dan membuat bakteri mudah masuk, maka urin yang dikeluarkan tidak lagi steril, sehingga menimbulkan rasa panas di sekitar kandung kemih saat buang air kecil. Selain rasa panas, gejala lain yang akan timbul ialah rasa ingin buang air kecil yang sangat tinggi, tapi urin yang keluar hanya sedikit.

Gejala lain yang akan muncul ialah sebagai berikut:

  • Timbulnya rasa ingin buang air kecil lebih sering dari biasanya
  • Warna urin berubah menjadi keruh
  • Timbul rasa nyeri di bagian bawah perut
  • Mengalami kram di bagian bawah perut
  • Merasakan kandung kemih belum sepenuhnya kosong setelah buang air kecil
  • Timbul rasa nyeri di sekitar punggung
  • Mengalami demam
  • Pada beberapa kasus, bahkan membuat bercak darah saat buang air kecil

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya Sistisis di masa kehamilan:

  • Membersihkan Mrs. V dengan arah yang benar. Membersihkan dengan arah yang benar ialah dari depan ke belakang. Bukan dai belakang ke depan. Jika Anda melakukannya dari belakang ke depan, ini akan meningkatkan resiko pindahnya bakteri ke area Mrs. V Anda.
  • Jangan berendam dalam air terlalu lama. Berendam dalam waktu yang lama akan membuat bakteri mudah mencemari orang vital Anda.
  • Memastikan Mrs. V dalam keadaan kering, sebab dalam keadaan lembab, bakteri akan mudah masuk dan bersarang di Mrs. V.
  • Jika ingin buang air kecil, maka lakukan segera. Jangan menunggu hingga Anda benar-benar ingin buang air kecil.
  • Jangan mengunakan celana dengan ukuran sempit. Baik pakaian dalam atau celana yang anda gunakan. (IKS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here